Namun di menit-menit terakhir, Tompi akhirnya memutuskan untuk menolak seluruh kesempatan yang ditawarkan itu.
“Namun last minute saya batalin pilihan karena beberapa hal. Saya belum selesai dengan diri sendiri secara finansial, takut sekali ini menjadi celah godaaan untuk nggak konsisten jujur dan amanah,” katanya.
Tompi pun membeberkan alasannya kenapa dirinya menolak tawaran itu. Salah satunya adalah kesulitan memanajemen waktu.
“Takut nggak sanggup bagi waktu konsisten antara pekerjaan sebagai dokter atau politisi melihat sistemnya saat itu,” ujarnya.
Pria berusia 36 tahun ini merasa nantinya akan sulit untuk berkompromi dengan partai apalagi jika berkompromi untuk hal yang menurutnya keliru.
“Nggak kebayang masuk diajak mikir tapi harus nurut sama apapun kata partai. Saya agak sulit kompromi dengan hal yang menurut saya keliru,” ucapnya.
Tompi memiliki pendirian yang tegas dalam hal apapun dan tidak bisa mentoleransi hal yang menurutnya tidak sesuai dengan dirinya.
“Bahkan di perkumpulan dokter untuk urusan medis pun saya dianggap sulit diatur. Lha kalau ada yang ngaco masa dipertahankan?” kata suami dari Arti Indira ini.
Apalagi, banyak anggota partai saat ini yang tidak memiliki kompetensi yang linier dengan posisinya sebagai wakil rakyat.
“Alasan sepele lain: nggak mau jadi anggota/bawahan suatu kelompok yang diketuai oleh seseorang yang duduk disitu karena faktor orang lama atau keturunan yang tidak disupport oleh background knowledge yang bergizi,” lanjutnya.
Tompi juga mengungkapkan alasan terakhir yang membuat dirinya tidak bisa menjadi caleg.
“Terakhir, karena nggak dapat restu ibu dan istri,” katanya.
Meskipun begitu, Tompi masih diliputi kebimbangan karena untuk membawa perubahan bagi negara tidak cukup hanya jadi penonton saja.
“Dilematis memang, berharap perubahan nggak bisa hanya jadi penonton. Tapi kalau masuk, keseret arus,” tuturnya.
Artikel Terkait
Respons Lucu dr. Tompi Tentang Isu Dokter Koas Lady Aurellia yang Dinilai Manja: Mending Keluar terus Buka Usaha Kantin
Heboh Kasus Lady Aurellia Pramesti, Dr Tompi Sarankan Sang Mahasiswi Koas Untuk Mundur dari Pendidikannya: Mending Buka Usaha..
Beda Sikap Tompi dan Soleh Solihun Soal Kontroversi Patwal Mobil RI 36! Ada yang Soroti Aksi Saling Bantah Pejabat Negara
Tompi Disorot Lagi! Komentar Soal Pengawalan Mobil RI 36 Setelah Pengakuan Raffi Ahmad Picu Kontroversi, Netizen Bereaksi Keras!
Dituding Bela Aksi Patwal Kawal RI 36, Tompi Disentil Ferry Irwandi: Udah Dibelain, Ternyata Mobilnya Kosong