Minggu, 19 Juli 2026

Sempat Hampir Maju sebagai Caleg, Tompi Beberkan Alasan Kenapa Akhirnya Batal: Takut Tergoda…

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 September 2025 | 18:30 WIB
Hampir maju jadi caleg, Tompi ungkap alasan kenapa menolak tawaran itu. (Instagram/dr_tompi)
Hampir maju jadi caleg, Tompi ungkap alasan kenapa menolak tawaran itu. (Instagram/dr_tompi)

Baca Juga: Dokter Tompi Berikan Penjelasan Medis soal Kekhawatiran Implan yang Disebut Bisa Sebabkan Kanker, Begini Jawabannya

Namun di menit-menit terakhir, Tompi akhirnya memutuskan untuk menolak seluruh kesempatan yang ditawarkan itu.

“Namun last minute saya batalin pilihan karena beberapa hal. Saya belum selesai dengan diri sendiri secara finansial, takut sekali ini menjadi celah godaaan untuk nggak konsisten jujur dan amanah,” katanya.

Tompi pun membeberkan alasannya kenapa dirinya menolak tawaran itu. Salah satunya adalah kesulitan memanajemen waktu.

“Takut nggak sanggup bagi waktu konsisten antara pekerjaan sebagai dokter atau politisi melihat sistemnya saat itu,” ujarnya.

Pria berusia 36 tahun ini merasa nantinya akan sulit untuk berkompromi dengan partai apalagi jika berkompromi untuk hal yang menurutnya keliru.

“Nggak kebayang masuk diajak mikir tapi harus nurut sama apapun kata partai. Saya agak sulit kompromi dengan hal yang menurut saya keliru,” ucapnya.

Tompi memiliki pendirian yang tegas dalam hal apapun dan tidak bisa mentoleransi hal yang menurutnya tidak sesuai dengan dirinya.

“Bahkan di perkumpulan dokter untuk urusan medis pun saya dianggap sulit diatur. Lha kalau ada yang ngaco masa dipertahankan?” kata suami dari Arti Indira ini.

Apalagi, banyak anggota partai saat ini yang tidak memiliki kompetensi yang linier dengan posisinya sebagai wakil rakyat.

“Alasan sepele lain: nggak mau jadi anggota/bawahan suatu kelompok yang diketuai oleh seseorang yang duduk disitu karena faktor orang lama atau keturunan yang tidak disupport oleh background knowledge yang bergizi,” lanjutnya.

Tompi juga mengungkapkan alasan terakhir yang membuat dirinya tidak bisa menjadi caleg.

“Terakhir, karena nggak dapat restu ibu dan istri,” katanya.

Meskipun begitu, Tompi masih diliputi kebimbangan karena untuk membawa perubahan bagi negara tidak cukup hanya jadi penonton saja.

“Dilematis memang, berharap perubahan nggak bisa hanya jadi penonton. Tapi kalau masuk, keseret arus,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X