Menurutnya, tanpa proses seleksi, risiko terbentuknya embrio yang tidak berkembang dengan baik sangat besar. Hal itu dapat menyebabkan keguguran, detak jantung janin hilang, atau cacat pada fase awal perkembangan.
"Embrio yang tidak bagus ini tidak bertumbuh dengan baik yang mengakibatkan kegagalan di semester satu. Sebelum tiga bulan itu sudah pasti enggak jadi, baik itu keguguran, jantungnya tiba-tiba hilang, atau cacat," lanjutnya.
Teknologi IVF memungkinkan mereka menjalani PGT-A (Preimplantation Genetic Testing for Aneuploidy) untuk menyaring embrio terbaik.
Dengan cara ini, tim medis dapat memastikan tidak ada kelainan kromosom atau genetika sebelum proses penanaman dilakukan.
Meski keinginan memiliki sepasang anak begitu besar, Denny menunjukkan sikap dewasa. Ia menegaskan bahwa keselamatan Olivia tetap menjadi yang utama.
"Jujur, gue pengin punya anak dua dan itu sepasang, tetapi kalau enggak dikasih, satu juga ya enggak apa-apa," tutupnya.
Baginya, anugerah satu anak saja sudah luar biasa jika itu yang terbaik. Karena bagi Denny, nyawa dan kebahagiaan Olivia tetaplah prioritas nomor satu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Hadirkan Erika Carlina dan DJ Panda di Podcast, Denny Sumargo Ungkap Alasan Tak Mau Disebut Membantu Keduanya...
Sebut Farel Prayoga Hasil Perselingkuhan Suaminya Dengan Wanita Bersuami, Ibu Tiri Bantah Tuduhan Miring di Podcast Denny Sumargo
Merasa Tak Muda Lagi, Denny Sumargo dan Olivia Allan Kembali Program Bayi Tabung
Komnas Anak Mengutuk Keras Deddy Corbuzier dan Denny Sumargo Terkait Kasus Erika Carlina dan DJ Panda, Ada Apa?
DJ Panda Kena Boikot Usai Erika Carlina Hamil Duluan, Denny Sumargo Pilih Jalur Berbeda dan Beber Alasan