Kamis, 4 Juni 2026

Kontroversi TKO Jefri Nichol Lawan El Rumi, Denny Sumargo Unggah Video Penjelasannya

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Senin, 11 Agustus 2025 | 18:00 WIB
Denny Sumargo saat memberikan penjelasan terkait kekalahan TKO Jefri Nichol dari El Rumi. (Tiktok/dennysumargoreal)
Denny Sumargo saat memberikan penjelasan terkait kekalahan TKO Jefri Nichol dari El Rumi. (Tiktok/dennysumargoreal)

 

SketsaNusantara.id – Ajang Superstar Knockout Vol. 3 meninggalkan perdebatan sengit di media sosial, khususnya terkait kekalahan Jefri Nichol dari El Rumi yang diputuskan kalah Technical Knockout (TKO) akibat dislokasi bahu.

Banyak yang bertanya-tanya soal keputusan wasit, hingga akhirnya Denny Sumargo turun langsung memberi penjelasan lewat video di akun TikTok pribadinya, @dennysumargoreal, pada Minggu, 10 Agustus 2025.

Dalam video berdurasi hampir dua menit tersebut, Denny membuka dengan penjelasan teknis soal langkah yang seharusnya dilakukan Jefri saat cedera.

Baca Juga: Kalah Hanya dalam 38 Detik dari El Rumi Setelah Menunggu 2 Tahun untuk Rematch, Jefri Nichol Tuai Sindiran Pedas Netizen

“Jadi yang kemarin, apa yang harus dilakukan oleh Jefri saat itu adalah dia harusnya berangkulan dengan tangan kiri, karena tangan kanannya dia bermasalah atau dia bisa melakukan pelukan ke bawah ke atas untuk memberitahu wasit bahwa bahu dia bermasalah atau dia bisa lari-lari, menghindari pukulan sementara memberikan kode bahwa bahunya bermasalah, karena pada saat dia memberikan kode ke wasit, sepertinya wasit tidak melihat hal itu atau enggak ngeh lah lebih tepatnya,” jelas Denny.

Denny juga menyinggung soal keputusan wasit yang menghentikan pertandingan lebih awal. Menurutnya, keputusan itu dapat dibenarkan demi keselamatan atlet, namun prosedur pengecekan semestinya dilakukan terlebih dahulu.

Baca Juga: El Rumi Kalahkan Jefri Nichol 38 Detik di Superstar Knockout Vol.3, Maia Estianty : Jangan Ada Rematch Lagi!

Ia mengatakan bahwa wasit memang berhak menghentikan laga demi keamanan, tetapi melihat pertandingan baru dimulai dan Jefri tidak terjatuh, seharusnya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum memutuskan kelanjutan pertandingan.

Jika bahunya benar-benar bermasalah, barulah keputusan stop diambil setelah dokter memastikan kondisinya.

Soal apakah keputusan wasit tepat atau tidak, Denny menyerahkannya ke publik.
“Kalau ditanya apakah dia melakukan keputusan yang tepat atau tidak, kembali kepada netizen, karena aturannya dibuat untuk keselamatan daripada pemain,” tegasnya.

Mantan pebasket nasional itu juga mengungkap kemungkinan terburuk jika pertandingan tetap dilanjutkan.

“Dan apabila Jefri melanjutkan pertandingan dengan kondisi seperti itu, ada kemungkinan paling besar El akan sangat mendominasi. Dia sudah menang mental, menang angin, menang kondisi. Jefri bisa lebih babak keluar lagi dan mungkin akan berakhir dengan mungkin jatuh, KO,” kata Denny.

Ia tak lupa memuji performa El sekaligus memberi motivasi untuk Jefri.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X