Minggu, 19 Juli 2026

Lesti Kejora Buka Suara soal Status Terlapor dan Curhat di Sidang MK, Ungkap Rasa Tak Nyaman hingga Harapan Besar

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 23 Juli 2025 | 06:30 WIB
Lesti Kejora akhirnya angkat bicara soal sidang MK. (Instagram/@lestikejora)
Lesti Kejora akhirnya angkat bicara soal sidang MK. (Instagram/@lestikejora)

SketsaNusantara.id - Lesti Kejora mencuri perhatian publik setelah hadir sebagai saksi dalam sidang uji materi Undang-Undang Hak Cipta di Mahkamah Konstitusi.

Sidang yang berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2025 itu juga dihadiri musisi Sammy Simorangkir.

Kehadiran mereka berdua mewakili keresahan para pelaku musik yang merasa terdampak langsung oleh pasal-pasal multitafsir dalam undang-undang tersebut.

Baca Juga: Momong Cucu! Intip Momen Iis Dahlia Gendong Leshia Tivana Billar Putri Kedua Lesti Kejora dan Rizky Billar, Netizen: Gemes...

Usai sidang, Lesti menyampaikan rasa syukurnya karena bisa menyampaikan langsung keresahan itu di hadapan hakim.

Ia juga berharap keterangan yang disampaikannya bersama Sammy bisa dipertimbangkan demi perbaikan industri musik.

“Alhamdulillah bersyukur karena berjalan dengan lancar. Saya senang bisa jadi saksi di sidang MK. Mudah-mudahan apa yang tadi saya dan Om Sammy sampaikan, bisa menjadi pertimbangan yang baik untuk ke depannya,” ujar Lesti.

Baca Juga: Abang L Ungkap Siapa yang Paling Galak di Rumah, Lesti Kejora atau Rizky Billar: Jawabannya Bikin Penonton Ngakak

Lesti berbagi pengalaman pribadi terkait masalah hak cipta yang sempat menyeret namanya.

Ia mengaku merasa sangat tidak nyaman karena harus berstatus sebagai terlapor akibat polemik dengan pencipta lagu, Yoni Dores. Ia berharap masalah itu bisa cepat selesai dengan cara yang baik.

Menurut Lesti, menjadi terlapor adalah pengalaman yang berat dan membuatnya merasa tertekan secara emosional.

Baca Juga: Kasus Hak Cipta Karya Yoni Dores Masuk Babak Baru, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Lesti Kejora dan Publisher PT ASKM

Ia menyebut bahwa siapa pun pasti ingin masalah seperti itu segera berakhir.

“Banyak dong. Karena itu hal tidak baik ya, siapa yang nyaman statusnya jadi terlapor terus. Penginnya cepat selesai dan ada solusi, kalau memang penyelesaiannya harus bersilaturahmi, apapun dilakukan yang penting cepat selesai,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X