“Di bagian pelipis pernah kegores mungkin karena di tangannya ada cincin pas dia mukul saya,” kata Indra.
"Saya cuma bisa nangkis-nangkis aja. Kena lah bagian sini (pelipis) baret,” lanjut pria yang kini berstatus ayah satu anak tersebut.
Sebelumnya, Indra sempat membantah tuduhan bahwa dirinya menggunakan uang perusahaan yang dibangun bersama Chikita untuk bermain judi online. Ia menegaskan dana yang digunakan adalah untuk keperluan keluarga, dan aktivitas judol dilakukan sekadar untuk hiburan.
Di sisi lain, Chikita Meidy merespons dengan unggahan-unggahan bernuansa sindiran melalui media sosial. Ia membagikan kutipan yang menyinggung soal peran suami dan pentingnya memilih sosok ayah yang tepat untuk anak.
Chikita juga menuntut agar video klarifikasi Indra dihapus dari peredaran karena dianggap tidak mencerminkan kebenaran.
“So, yang di sana pastikan juga take down interviewnya. Kita pakai story sendiri saksinya Allah sama malaikat. Situ pakai story skenario bawa-bawa orang yang nggak paham, kasian lho (merek) ikut pusing ama skenario pak X. Orang-orang sekeliling pak X peluk pak X ya. Jangan jahat dong sama kami,” tulis Chikita lewat unggahan yang disertai potret dirinya bersama sang anak saat berada di Tanah Suci.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Perjalanan Hidup Chikita Meidy: Dulu Pernah Jadi Korban Perundungan, Kini Tersandung Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Apa Penyebabnya?
Deretan 4 Fakta Menarik Chikita Meidy Mantan Penyanyi Cilik yang Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Pernah Trauma Karena Hal Ini...
Siapakah Suami Chikita Meidy? Ini 5 Fakta Menarik Indra Adhitya, Pernah Jadi Sorotan Publik Usai Sewa Pulau di Maldives saat Bulan Madu
Heboh Curhat Pilu Chikita Meidy, Bongkar Aib Suami Diduga Kecanduan Judol hingga Selingkuh: Uang Bisnis 160 Juta Raib
Uang Rp160 Juta Raib Gara-Gara Suami Kecanduan Judol, Chikita Meidy Stop Produksi Bisnis Skincarenya: Saya Minta Maaf