Zaskia juga mengungkapkan bahwa dia memahami tindakan pemerintah Mesir yang mempertimbangkan risiko di balik Long March ini.
“Karna ku paham, ada resiko besar juga yang harus ditanggung negara mereka apabila ada penyusup atau yang bertindak anarkis di tengah-tengah peserta nanti,” terangnya.
Hal terpenting bagi Zaskia adalah bagaimana dia dan teman-teman relawan telah berjuang, serta agar masyarakat Palestina tahu betapa besar sebenarnya dukungan dunia kepada rakyat mereka. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Inilah 2 Sosok Warga Jawa Barat yang Diduga Tilep Dana Donasi untuk Gaza! Uang USD 2000 Sudah Terpakai?
Misi Damai Dicegat: Kronologi Aktivis Internasional yang Berlayar bersama Madleen Diculik Israel saat Bawa Bantuan ke Gaza
Tak Gentar! Ribuan Aktivis Bakal Jalan Kaki ke Gaza Hentikan Blokade Israel Usai Mesir Deportasi Ratusan Orang
Apa Itu Global March to Gaza? Aksi Ini Gerakkan 10 Orang Indonesia Bergabung dengan Masyarakat Global Lebih dari 50 Negara
Zaskia Adya Ungkap Perasaannya Putuskan Berangkat ke Global March to Gaza: Saya Malu