“Kalau sinetron tamat, bayaran langsung alot banget," katanya.
Lebih jauh, Della menyingkap adanya pola buruk dalam industri sinetron Tanah Air, dimana aktor dan aktris yang berani menagih haknya justru kerap menjadi bahan pergunjingan hingga berisiko di-blacklist dari proyek berikutnya.
“Resikonya kalo nagih kenceng adalah jadi omongan mereka dan di-blacklist,” sambungnya.
Tak hanya tenaga dan bakat, Della menegaskan bahwa syuting juga menguras ongkos pribadi, mulai dari transportasi, makan, hingga kebutuhan make-up dan wardrobe.
“Syuting nggak cuma modal bakat dan kemampuan, tapi butuh ongkos. Makan kita beli sendiri (bosen), modal baju, make up dan lain-lain. Walau disiapkan tapi kan tetap kita juga modal," tegasnya.
Meski begitu, Della Puspita memilih tidak menyebutkan secara spesifik judul sinetron yang hingga kini belum juga membayar haknya.
Namun, keluhannya berhasil memantik simpati netizen yang ramai-ramai mendukung agar hak Della segera diselesaikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Tangis Pemeran Sinetron Preman Pensiun Iringi Pemakaman Kang Gobang, Epy Kusnandar hingga Abenk Marco Kenang Momen Terakhir Bertemu Muhammad Jamasari
4 Fakta Meninggalnya Muhammad Jamasari Pemeran Kang Gobang di Sinetron Preman Pensiun, Begini Kondisi Terakhirnya
Ngeri-Ngeri Sedap! Adegan Sinetron Para Pencari Tuhan Sindir Pemimpin yang Kekanak-kanakan, Netizen: Awas Dibanned Penguasa Konoha
Siapa Michelle Halim? Profil Sosok Perempuan yang Sedang Jadi Buah Bibir Jagat Maya Imbas Diduga Membully Anak Kecil, Sempat Main Sinetron
Kocak! Ini Kompilasi Komentar Netizen Usai Timnas Bahrain Apresiasi Sambutan Baik saat Berada di Indonesia, Ada yang Suruh Main Sinetron