Kamis, 4 Juni 2026

Tak Terduga! Maia Estianty Bagikan Curhatan Pilu Akibat Punya Rasa Terlalu Berempati

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Selasa, 29 April 2025 | 21:00 WIB
Cerita Maia Estianty yang dahulu memiliki pengalaman pahit karena berlebihan dalam berempati. (Instagram.com/@maiaestiantyreal)
Cerita Maia Estianty yang dahulu memiliki pengalaman pahit karena berlebihan dalam berempati. (Instagram.com/@maiaestiantyreal)

SketsaNusantara.id- Maia Estianty belum lama ini berbagi cerita tentang pengalaman pahit yang telah selama ini sudah dialaminya.

Ternyata, pengalaman pahit yang menimpa Maia Estianty ini adalah kebaikannya yang sering dimanfaatkan oleh oranng-orang.

Hal tersebut tentu saja membuat Maia Estianty, kini jauh lebih berhati-hati saat akan berbuat baik.

Baca Juga: Farhat Abbas Tanggapi Polemik Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven: Istrinya Dibuat Seperti Sampah....

Ia mengaku merasa lelah dengan situasi di mana ketulusannya justru kerap kali disalahgunakan oleh orang lain, dilansir SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @MAIA ALELDUL TV, pada Selasa, 29 April 2025.

Pengakuan ini bermula saat musisi itu tengah berbincang dengan personel band The Virgin, perihal pentingnya memperhatikan orang-orang di sekitar.

Salah satu personelnya, Dara berkata jika dirinya memiliki jiwa tidak tegaan, dimana harus bisa membuat orang disekitarnya ikut merasa senang.

Baca Juga: Blak-blakan soal Kesulitannya, Anya Geraldine Ungkap Alasan Tak Kebelet Nikah Meski Nyaris Berusia 30 Tahun

Mendengar curhatan Dara, Maia pun teringat akan pengalamannya sendiri yang sempat ramai karena terlalu mudah berempati.

Istri Irwan Mussry ini pun menyarankan rasa empari yang Dara miliki harus diperlihatkan kepada orang secara tepat.

Jangan sampai empati yang terlalu berlebihan, karena bisa menjadi celah bagi orang lain untuk memanfaatkan kebaikan.

Baca Juga: Viral Hotman Paris Akan Layangkan Somasi Untuk Putrinya hingga Dihapus Dari Daftar Ahli Waris, Ternyata Karena...

Lantasn Maia mencontohkan rasa empati tersebut kepada kalangan orang-orang yang memang layak dibantu.

Beberapa diantaranya adalah fakir miskin, anak yatim piatu, janda-janda tua, kaum yang tidak mampu, hingga orang yang tengah berhijrah.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X