"Kata keponakanku emang dia orang kaya, nih anak sekolah di SMAN 1 Cikarang itu sekolahan elote dan anaknya suka ikut casting jadi artis," komentar salah satu netizen dalam tangkapan layar unggahan akun X @ninik_setiawan.
"Kalo gak salah dia bukan orang asli Cikarang, mungkin dia mah berkecukupan di kampung halamannya, dibesarin keluarga berada gak ikut ngerasain susah cari duit, aku dengerinnya agak kesel kurang sopan bicara sama orang tua," imbuh netizen lainnya.
Tak hanya itu, akun Instagram @playitsafebaby juga mengunggah momen ketika Aura yang jadi talent di acara Garis Tangan bersama Uya Kuya dan disebutkan usianya 22 tahun. Hal ini menimbulkan kecurigaan publik dan menilai Aura menyembunyikan identitas aslinya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Dapatkan Ancaman Pembunuhan Saat Live, Netizen: Rapatkan Barisan...
Bukan tanpa alasan, Aura ramai dikritik hingga 'dikuliti' netizen karena tanggapannya saat berkomunikasi dengan Dedi Mulyadi.
Ia sebelumnya diundang bersama ibunya bersama warga terdampak penggusuran lainnya ke sebuah forum diskusi yang ditayangkan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada hari Sabtu, 26 April 2025.
Dalam diskusi yang berlangsung cukup sengit, Aura yang merupakan lulusan SMA Negeri 1 Cikarang Utara bersikeras bahwa wisuda adalah "penghargaan atas pencapaian bersama" dan bukan soal kemewahan.
"Maaf sebelumnya pak, karena kalau menurut saya nggak ada perpisahan, kita nggak bisa kumpul bareng, gak ada kenangan sama teman-teman ya meski biayanya 1 juta-an itu masih terjangkau untuk kami," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa biaya Rp 1 juta relatif terjangkau karena momen tersebut hanya terjadi sekali dan tak terulang lagi.
Namun, Dedi dengan tegas mempertahankan kebijakannya, menyebut wisuda di tingkat TK, SMP, hingga SMA tidak perlu dilakukan karena biayanya membebani rakyat kecil.
"Di negara mana ada wisuda TK, SMP, SMA? Hanya di Indonesia. Rakyat miskin, rumah di bantaran kali, tapi sekolahnya gaya-gayaan. Gaya hidup seperti ini harus diperbaiki," ujar Dedi.
"Tadi anda mengaku miskin, jangan sok kaya. Orang miskin harus tekan pengeluaran untuk masa depan, uangnya kan bisa dialihkan untuk biaya kuliah, momen kamu sekolah 3 tahun itu jadi kenangan buat cuma perpisahan sekolah aja," tandasnya.
Menariknya, warga lain dalam forum justru mendukung Dedi, mengakui bahwa biaya wisuda membebani mereka, terutama pasca-penggusuran. Perdebatan ini memicu beragam reaksi di media sosial.
Artikel Terkait
Atasi Banjir Bekasi, Dedi Mulyadi Siapkan 4 Kebijakan Bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Termasuk Bongkar Bangunan Liar?
5 Fakta Pembangunan Eiger Adventure Land yang Disegel Dedi Mulyadi, Diresmikan Sandiaga Uno era Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Merasa Eks Karyawan Hibisc Fantasy Bertingkah Nir Empati, Ini yang Dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Saat Ditagih Janji Kompensasi
6 Fakta Liburan Lucky Hakim ke Jepang: Disindir Dedi Mulyadi, Tak Izin Mendagri hingga Sanksi yang Bakal Diterima
Heboh! Dedi Mulyadi Larang Kegiatan Wisuda Saat Kelulusan SMA, Bikin Siswa-Siswi Ini Kecewa Hingga Menitikkan Air Mata: Udah Jadi Bahan Percobaan...
Mobil Masih Kredit dan Berpelat Jakarta, Gubernur Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Akhirnya Ganti Pelat