SketsaNusantara.id - Joko Anwar kembali merilis karyanya berjudul Pengepungan di Bukit Duri.
Film ke-11 Joko Anwar ini resmi tayang perdana di seluruh bioskop di Indonesia pada Kamis, 17 April 2025.
Sejumlah aktor bertalenta pun terlibat dalam film yang diprofuksi Come and See Picture bekerja sama dengan Amazon MGM Studios.
Beberapa aktor muda bertalenta seperti Morgan Oey, Omara Esteghlal dan Satine Zaneta turut beradu akting dalam film Pengepungan di Bukit Du.
Menariknya, pada penayangan perdana film terbarunya, Joko Anwar memberikan wanti-wanti kepada publik lewat media sosialnya.
“Mohon diperhatikan, trigger warning Pengepungan di Bukit Duri ya, teman-teman,” cuitnya pada 17 April 2025.
Dalam peringatan konten, film Pengepungan di Bukit Duri disebutkan mengandung elemen kekerasan dan ketegangan rasial yang dapat memicu trauma.
Film Pengepungan di Bukit Duri sendiri menceritakan tentang kisah seorang guru yang mengajar di SMA tak biasa.
SMA Duri, dikenal sebagai wadah bagi siswa-siswa bermasalah yang kerap bersikap brutal.
2 Guru di SMA Duri ini pun berjuang untuk bertahan hidup di tengah kondisi sekolah dan kota yang kacau balau.
Artikel Terkait
Siapa NS Sosok yang Membuat Paula Verhoeven Disebut Istri Durhaka Oleh Pengadilan Agama, Benarkah Terbukti Berselingkuh dari Baim Wong?
Pernikahan Baru Seumur Biji Jagung! Febby Rastanty Tak Ingin Ribet Hadapi Karakter Suami yang Super Cuek, Punya Cara Unik Jika Ingin Sesuatu
Ngotot Tak Pernah Selingkuh! Paula Verhoeven Gugat Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan ke Majelis Yudisial, Sebut Fitnah Terlalu Jauh
Siapakah Meisita Lomania? Intip Profil Konten Kreator yang Ikutan Sindir soal Kondisi 'Indonesia Gelap', Ternyata Pernah Jadi Host Acara TV Populer
Apa Hubungan antara Desiree Tarigan, Bams Samsons dan Hotma Sitompul? Sosok yang Menjadi Sorotan Karena Datang ke Pemakaman Pengacara Senior
Jessica Jane dan Erwin Phang Bocorkan Rahasia Balikan hingga Akhirnya Menikah: Kalian Harus Jadiā¦
Skandal Makin Panas! Dari Balik Tahanan, Nikita Mirzani Serang Balik Reza Gladys Lewat Laporan Rekaman Ilegal