Minggu, 19 Juli 2026

Mengenang Titiek Puspa Lewat Lagu 'Kupu-Kupu Malam', Ternyata Ada Kisah Haru dan Sentuhan Religi di Balik Karya Eyang yang Melegenda

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 13 April 2025 | 12:00 WIB
Potret Titiek Puspa dan karyanya yang melegenda termasuk lagu Kupu Kupu Malam yang menggambarkan perjuangan dan harapan terinspirasi dari kisah wanita penghibur yang terjebak dalam dunia prostitusi ((Instagram/@titiekpuspa_official))
Potret Titiek Puspa dan karyanya yang melegenda termasuk lagu Kupu Kupu Malam yang menggambarkan perjuangan dan harapan terinspirasi dari kisah wanita penghibur yang terjebak dalam dunia prostitusi ((Instagram/@titiekpuspa_official))

Keistimewaan Kupu-kupu Malam juga terletak pada komposisi musiknya yang sederhana namun penuh emosi, dipadukan dengan suara Titiek yang hangat dan tulus.

Lagu ini tak lekang oleh waktu, dan masih populer hingga kini apalagi setelah dinyanyikan ulang oleh Ariel NOAH.

Banyak warganet yang kembali mengenang Titiek Puspa memuji lagu Kupu Kupu Malam yang disebut sebagai karya legendaris menyentuh hati yang mencerminkan penciptanya yang penuh kasih.

Baca Juga: Pesan Ariel Noah Iringi Titiek Puspa yang Tutup Usia, Ada Rasa Bersyukur Pernah Mengenal Sang Musisi Legendaris Indonesia

"Kupu-kupu Malam mengajarkan kita untuk melihat manusia di balik cerita hidupnya, bukan dari penampilan atau profesinya. Terima kasih, Eyang," Tulis Kolplay Indonesia, dalam cuitannya di X pada hari Jumat, 11 April 2025.

"Kupu-Kupu Malam, salah satu lagu Indonesia yang terindah dan terdalam. Terima kasih atas warisan berharga ini, Titiek Puspa," komentar Okky Madasari seorang penulis dan sosiolog dalam cuitannya di X pada hari Kamis, 10 April 2025.

Kupu-kupu Malam bukan sekadar lagu, tetapi cerminan dari kepedulian sosial dan kepekaan spiritual Titiek Puspa.

Eyang Titiek berhasil mengemas isu sensitif dalam nada yang indah, mengingatkan kita bahwa setiap orang punya cerita dan harapan.

Meskipun dirilis puluhan tahun lalu, "Kupu-Kupu Malam" tetap relevan hingga kini menjadi karya legendaris yang akan terus hidup sebagai pengingat akan sosok Titiek Puspa sebagai seorang seniman yang humanis, dengan kebaikannya yang mampu menginspirasi banyak orang.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X