Kamis, 4 Juni 2026

Bobon Santoso Angkat Bicara Usai Ramai Konten Willie Salim Daging Rendang 200 kg di Palembang Lenyap: Aku Lihat Persiapannya...

Photo Author
Anisa Maharani, Sketsa Nusantara
- Senin, 24 Maret 2025 | 20:27 WIB
Potret Bobon Santoso, YouTube Masak Besar alias Mabar yang resmi jadi mualaf dibimbing Ustadz Derry Sulaiman (Instagram/@bobonsantoso)
Potret Bobon Santoso, YouTube Masak Besar alias Mabar yang resmi jadi mualaf dibimbing Ustadz Derry Sulaiman (Instagram/@bobonsantoso)

SketsaNusantara.id - Ramai soal konten Willie Salim yang masak daging rendang 200 kg di Palembang.

Konten kreator muda Willie Salim eramai dihujat warganet, terutama masyarakat Palembang yang diduga merendahkannya.

Warga Palembang tak terima kalau daging rendang 200 kg itu dihabiskan oleh msyarakat setempat.

Baca Juga: Bobon Santoso Akui Masih Bingung Usai Mendadak Jadi Mualaf, Blak-Blakan Masih Lakukan Kebiasaan Lama saat Berdoa, Benarkah Belum Sah Masuk Islam?

Ada kecurigaan oknum yang terlibat dalam konten Willie Salim hingga dituding settingan.

Namun, sang konten kreator mengaku kalau hal itu di luar kendalinya tanpa ada rekayasa.

Cukup mengejutkan saat pembuatan konten memasak daging rendang di Palembang, Willie Salim tak dipuji justru dilaporkan polisi.

Baca Juga: Waduh! Bobon Santoso Disebut Jahat oleh Sang Istri Cheryl Ruan Gara-Gara Mendadak Mualaf, Kondisi Rumah Tangga Memanas?

Kronologi raibnya daging rendang yang dimasak Willi Salim itu menuai pro dan kontra.

Menurut pengakuan Willie, saat memasak daging rendang 200 kg itu ia tinggal sebentar ke toilet.

Dalam waktu kurang lebih 15 menit, daging yang belum selesai dimasak itu pun sudah habis diserbu warga.

Baca Juga: Asli Palembang, Fenita Arie Geram Konten Daging Rendang Willie Salim Rendahkan Kampung Halamannya: Kok Malah Bikin Buruk?

Acara masak besar yang lagaknya meniru gaya Bobon Santoso itu dilakukan di Benteng Kuto Besak pada 18 Maret 2025 kemarin.

Sontak kejadian itu membuat warganet berbondong-bondong colek sang pelopor masak besar, Bonon Santoso.

Halaman:

Editor: Anisa Maharani

Sumber: YouTube Intens Investigasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X