SketsaNusantara.id- Fenomena viral saat Ramadhan 2025 di Malang ini menuai beragam komentar netizen.
Bagaimana tidak, Masjid Al Ilyas di Jalan Trunojoyo, Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Malang kini menjadi sorotan.
Yakni usai menjadi daya tarik para jamaah untuk sholat tarawih di sana. Sehingga menimbulkan jumlah yang membludak.
Jalan sepanjang 200 meter dipenuhi oleh para jamaah yang sholat tarawih. Baik pejalan kaki hingga pengendara sepeda motor.
Dalam video yang tersebar di Instagram @lambe_turah pada 07 Maret 2025 memerlihatkan para jamaah begitu antusias mengikuti ibadah tersebut.
Diperkirakan bahwa jamaah yang datang untuk sholat tarawih di sana ada 10 ribu. Ternyata masjid di Malang yang viral tersebut memiliki daya tarik.
Yakni para jamaah yang menunaikan sholat tarawih di sana akan mendapatkan uang sedekah sejumlah 20 ribu rupiah per orang.
Uang itu akan dibagikan setelah sholat tarawih digelar. Rupanya uang itu diberikan oleh Haji Sulaiman, pengusaha rokok dan pemilik CV Sayap Mas Nusantara.
Bahkan Ramadhan tahun lalu juga berlaku demikian. Malah dengan jumlah lebih banyak, 50 ribu rupiah.
Namun karena Ramadhan 2025 ini jumlah jamaah semakin membludak. Maka uang sedekah yang diberikan menurun.
Meski dalam keadaan menurun, namun antusias para jamaah tetap tampak. Sehingga dalam video viral memerlihatkan bahwa para jamaah sampai memenuhi sepanjang pinggir jalan selama tarawih di sana.
Artikel Terkait
Kepolisian Ungkap Kronologi hingga Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata vs Truk di Tol Pandaan-Malang, Kelebihan Muatan?
7 Lokasi Pesta Kembang Api di Malang saat Malam Tahun Baru 2025, Jangan Sampai Ketinggalan Momen-Momen Istimewa
Update Kecelakaan Bus Pariwisata di Batu Malang, Polda Jatim Gelar Olah TKP Lanjutan
Dijebloskan ke Lapas Wanita Malang, Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Isa Zega! Kantongi Bukti Pemerasan pada Bos MS Glow?
4 Fakta Anak Sapi Berkaki 6 di Jember yang Viral, Hanya 4 Kaki yang Berfungsi
Viral Akun Anonim ini Ungkap Dokter Oky Pratama Tengah Kelimpungan Cari Bekingan Untuk Nikita Mirzani: Gak Usah Merencanakan Suatu Hal Buruk!