Suami Alca Octaviani itu tampaknya menyindir negara yang habis-habisan menggarap proyek ambisius IKN (Ibu Kota Negara) di Kalimantan Timur warisan Jokowi, sehingga berimbas di masa sekarang.
Negara harus berhemat, bahkan masih harus menyisihkan anggaran untuk pembangunan IKN sedangkan biaya pendidikan dipangkas padahal sektor tersebut sangat penting bagi negara.
Emon menyayangkan sikap pemerintah yang yang tak memikirkan pendidikan dan gencar melakukan pembangunan demi menarik investor.
Padahal kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia masih perlu diperbaiki dengan dukungan alokasi dana yang mencukupi dari pemerintah.
Terakhir, Emon berharap pemerintah bisa dipercaya bisa mengatur anggaran dengan tepat yang mendukung kemajuan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, meski terkadang kepercayaan itu sudah mulai menipis.
"Itu aja lu ama gue, kita yang masyarakat biasa aja kepikiran, masa pejabat kita enggak? Pasti yang di atas sana, pasti memikirkan itu dong," sindir Emon.
"Ya kita percayakan aja pendidikan anak-anak kita pada pemerintah, walaupun anak-anak (pejabat) pada masuk sekolah di swasta yang bagus sih, tapi kita percaya kan?" pungkasnya.
Postingan Bintang Emon mengundang beragam reaksi dari netizen di media sosial.
Banyak warganet setuju dengan perkataan Emon yang bisa jadi kritik membangun untuk kondisi negara yang saat ini tidak baik-baik saja.
"Bintang Emon sudah mulai bersuara dan bikin video kritikan, artinya negara tidak baik-baik saja," komentar akun @mranesta.
"Harusnya pemerintah paham 2 pilar penting yang gak boleh kena sentuh yaitu pendidikan dan kesehatan, eh malah kena semua. Harusnya gaji dan tunjangan DPR tuh yang kena imbas efisiensi, terlalu banyak makan uang rakyat," sindir akun @effendi_94.