Wenny mengklaim, salah satu petinggi BUMN yang berusaha menyingkirkannya justru terlibat praktik korupsi.
Baca Juga: Ahmad Dhani Tuding Marcell Siahaan Sok Ahli Hukum Usai Bela Agnez Mo Soal Pelanggalan Hak Cipta
“Menyala sekali buu. Cie-cie berusaha banget menumbangkan saya, dari membayar wartawan buat berita menggiring opini 'hororer' menjadi 'honorer', dan sekarang ketahuan deh nge-up ke Lamtur," tulis Wenny lagi.
“Wkwk, haha, cie cie si ibu, nanti video sepatu tas yang katanya KW saya posting gimana?,” paparnya lagi.
Wenny bahkan menyindir wanita tersebut memiliki bekingan kerabat yang bekerja di KPK.
Unggahan itu pun lantas ramai dipenuhi komentar dari netizen. Banyak yang menyebut, Wenny tak menyesal meski telah dipecat.
Pernyataan dari netizen itu bahkan dibenarkan oleh Wenny. Ia juga menantang netizen untuk tak sungkan-sungkan menghujatnya.
“Dia bisa kena berkali lipat karena kemungkinan besar juga terlibat, kalau bekingan nggak kuat-kuat amat, siap-siap ini nenek lampir ‘dilenyapkan’,” tulis akun @solocirxxx.
“Ada apa dengan PT Timah? Bu, kalau ada sesuatu speak up yang jelas,” tulis akun @hrmnxxx.
“Selamat ya bu, jangan main api di negeri ini, sekelas pejabat saja tumbang dengan netizen Indonesia, apa lagi hanya sekelas pegawai BUMN, menyala bos timah,” tulis akun @mas.kokxxx.
“Cuma caper aja itu,” tulis akun @herman_choxxx.
“Buat orang kayak gini jangan kasih panggung,” tulis akun @halosedangaxxx.
“Kalau di balik keadaannya giman yaaa, kenapa selama masih aktif nggak bikin laporan, kalau emang ada dugaan tindakan korupsi di kantornya, tapi giliran udh di-PHK baru koar-koar, silahkan dilaporkan kalau emang ada yang korup, biar makin seru. Kita yang bukan karyawan BUMN itu cuma bisa nonton doank,” tulis akun @B280xxx.