Di Inggris anggota Parlemen wajib melaporkan detail penggunaan perjalanan dinas atau biaya operasional mereka.
"Dan ini menjadi informasi publik yang bisa diakses oleh seluruh publik," kata Ferry.
4. Norwegia
Di Norwegia, pejabat itu memiliki gaji yang cukup tinggi atau bahkan bisa dibilang cukup besar.
"Tapi mereka dipotong pajak yang lebih besar lagi dari masyarakat biasa. Jadi, net income-nya kecil," ucap Ferry.
Dari perbandingan di atas, Ferry menyebut bahwa semakin maju sebuah negara maka sebuah besar pula tingkat malu para pejabatnya.
Di Indonesia, Ferry mengungkap bahwa para pejabat bisa mendapatkan penghasilan hingga ratusan juta per bulan termasuk tunjangan transportasi, komunikasi, dan lain-lain.
Mirisnya lagi, tidak sedikit pejabat yang memiliki lebih dari 1 rumah dinas lengkap dengan isinya.
Ferry pun siap mempertanggungjawabkan pernyataan yang ia sampaikan dalam video tersebut.
"Dan mereka juga mendapatkan fasilitas rumah dinas, beban isinya pun ditanggung oleh negara. Dan rumah dinasnya nggak cuma 1 bos, bisa jadi seorang pejabat itu mendapatkan lebih dari 1 rumah dinas. Bisa 3 rumah dinas bahkan 5 rumah dinas. Dan ada pejabat yang seperti itu, dan gua siap bertanggung jawab atas statement yang gua keluarkan ini. Ada lebih dari 1 pejabat di Indonesia yang memiliki lebih dari 1 rumah dinas," tukas Ferry.
Apa nggak enak jadi pejabat di Indonesia?***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!