Gibran pun ikut kena sentil netizen karena Aksi Kamisan yang selama ini digelar sejak 2007 di seberang Istana Kepresidenan tak pernah didengar.
Sebagaimana diketahui, aksi Kamisan selalu diselenggarakan setiap hari Kamis sebagai aksi simbolis untuk menuntut penyelesaian pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia).
Sejumlah sukarelawan termasuk Maria Sumarsih dan keluarga korban pelanggaran HAM memperjuangkan hak mereka dalam mencari keadilan, mengungkap kebenaran, dan melawan lupa terhadap tragedi 1998 yang menewaskan puluhan mahasiswa di era Orde Baru.
"Sejak dulu, ada Aksi Kamisan di depan Istana, ada aksi kamisan yang sama sekali tidak pernah diterima bapakmu selama 10 tahun. Urus itu dulu," komentar akun @jhonsitorus8 yang merupakan akun Jhon Sitorus, pegiat sosial sekaligus pengamat politik Indonesia.
"Asik nih, bisa dong kita mengadukan ribuan cuitan kasar, rasis, tak senonoh, pelecehan, penistaan agama, misoginis, ad hominem, anti buruh yang diposting dari akun kaskus fufufafa dan akun twitter raka gnarly, meresahkan sampe sekarang ngilang gak ada kabar," komentar akun @hypohan.
Nama Fufufafa kembali trending di media sosial twitter, apalagi kali ini ada pengguna TikTok yang menyebarkan kabar bahwa akun kaskus tersebut milik Roy Suryo.
Roy Suryo sebelumnya pernah membeberkan sejumlah bukti dari penemuan netizen yang menjelaskan bahwa akun Fufufafa 99% milik Gibran Rakabuming Raka.
Mulai dari penggunaan email Chilli Pari (nama katering kepunyaan Gibran) yang dipakai untuk login, jejak digital dengan akun Twitter Kaesang hingga pengakuannya sebagai "anak pertama Jokowi" menjadi bukti kuat bahwa Fufufafa adalah milik Gibran.
Namun, Budi Arie Setiadi yang kala itu menjabat sebagai Menkominfo membantah Fufufafa adalah milik Gibran dan berjanji akan menyelidiki pemilik aslinya.
Pada kenyataannya, tak ada perkembangan lebih lanjut mengenai penyelidikan terkait Fufufafa, yang makin membuat publik kesal.
Pakar telematika, Roy Suryo bahkan dilaporkan ke polisi karena dituduh pencemaran nama baik kepada Gibran.
Akan tetapi, pelaporan kepada polisi menjadi harapan baru bagi masyarakat yang menjadi peluang untuk membuka penyelidikan terkait Fufufafa sehingga bisa terungkap siapa pemilik akun kaskus tersebut sebenarnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!