news

Hampir 1 Triliun, Ini Rincian Harta Kekayaan Benny Laos, Calon Gubernur Malut yang Meninggal dalam Insiden Kapal Terbakar

Minggu, 13 Oktober 2024 | 06:45 WIB
Harta kekayaan Benny Laos (Instagram @bennylaos)

 

SketsaNusantara.id - Benny Laos, calon gubernur Maluku Utara (Malut) meninggal dunia usai kapal yang ditumpanginya mengalami kecelakaan.

Benny mengendarai speed boat bersama rombongan. Nahas, kapal Calon Gubernur Malut nomor urut 4 itu terbakar di Pelabuhan Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu, Maluku Utara, pada Sabtu 12 Oktober 2024.

Benny sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Namun, nyawanya tak bisa diselamatkan.

Baca Juga: Inilah Profil Benny Laos Calon Gubernur Maluku Utara yang Dikabarkan Meninggal Dunia Akibat Speedboat Terbakar

Mantan Bupati Morotai, Malut itu pernah dinobatkan sebagai kepala daerah terkaya di Indonesia.

Selain terjun di dunia politik, Benny juga dikenal sebagai pengusaha. Namanya tercatat sebagai direktur Utama PT Bela Cipta Sarana dan pemilik Hotel Grand Dafam Bela Ternate.

Lantas, berapa harta kekayaannya sekarang? Mengutip e-lhkpn KPK, Benny Laos terakhir melaporkan harta kekayaan pada 5 September 2024.

Baca Juga: Kronologi dan Dugaan Meledaknya Speedboat Rombongan Benny Laos di Pulau Taliabu, Ada Kesalahan Isi BBM?

Dalam data tersebut, Benny diketahui memiliki harta sebanyak Rp 709 miliar lebih dengan utang Rp 24 miliar.

Harta dari Suami dari Sherly Tjoanda itu meliputi tanah dan bangunan senilai Rp201,1 miliar dengan rincian lokasi tanah tersebar di Ternate, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Surabaya, Manado, Sidoarjo, Jakarta, dan Morotai.

Sedangkan untuk kepemilikan kendaraan, Benny tercatat memiliki alat transportasi berupa mobil senilai Rp7,06 miliar meliputi Hummer, Toyota Alphard, Lexus LM 350 dan Landrover.

Baca Juga: Profil Benny Laos Cagub Maluku Utara yang Tewas Usai Speedboat yang Dinaikinya Meledak di Pulau Taliabu Ternate

Sementara untuk harga bergerak senilai Rp245,32 miliar, kas dan setara kas Rp146,17 miliar, harta lainnya, Rp96,6 miliar.***

 

Halaman:

Tags

Terkini