Lantas, bagaimana fenomena aneh tersebut bisa terjadi? Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube TomoNews8, fenomena unik tersebut ternyata pernah terjadi beberapa kali di Amerika Serikat.
Menurut pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kejadian pohon yang mendadak terbakar tersebut masuk akal dan bisa diakibatkan karena tersambar dari kilat-petir saat hujan turun.
"Saat terjadi hujan, diduga pohon terkena kilat-petir yang mungkin tidak terdengar secara langsung," tutur Danang, pakar Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan BRIN, pada hari Jumat, 13 September 2024.
Menurutnya, pola api vertikal ke atas terjadi karena pohon memiliki sifat penghantaran listrik, sehingga ketika terkena kilat seketika akan mengering dan terbakar.
Fenomena ini beberapa kali terjadi di Amerika yang disebut 'tree struck by lightning' atau fenomena pohon tersambar petir.
Serupa dengan BRIN, para ahli kehutanan dari Universitas Purdue Amerika Serikat menyebut pohon sebagai penangkal petir alami.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari artikel yang ditulis media FOX News, disebutkan bahwa getah pada bagian dalam pohon berfungsi sebagai konduktor yang lebih baik daripada kayu.
Suhu kilatan petir lima kali lebih panas daripada matahari akan menciptakan tekanan internal sangat besar sehingga menyebabkan pohon meledak dari dalam dan terbakar.
Sedangkan, kulit pohon bagian luar sering kali tidak ikut terbakar karena basah terkena air hujan.
Petir yang menyambar mengikuti bagian luar kulit pohon dan mengalir ke dalam tanah lalu membakar bagian dalam batang besar hingga terlihat api menjulang dari permukaan tanah ke atas pohon.
Setelah bagian dalam habis terbakar, pohon akan terbelah jadi dua dan tumbang dengan sendirinya atau tetap berdiri dengan bagian dalam berongga atau kosong.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!