Rocky juga menyebut tentang pesan kedua dari aksi bagi-bagi buku tersebut, yakni tentang penanaman ideologi mengenai keluarga Jokowi yang bahagia.
"Pesan kedua, artinya, ada sistem yang mau diajukan, ini keluarga yang bahagia, sehingga bisa diikuti anak-anak, kecil. Itu yang disebut penanaman ideologi, penanaman hegemoni," lanjut Rocky.
Dari pesan kedua itu, Rocky menjelaskan bahwa masyarakat akan semakin terbiasa dengan wajah keluarga Jokowi.
Rocky menyebut aksi tersebut sebagai lanjutan dari sistem pewarisan kekuasaan dengan cara modern.
"Terlihat genealogy of power, pewarisan kekuasan yang betul-betul memakai cara modern. Yaitu diajukan dalam bentuk meme, TikTok, sekarang cucunya diajukan dalam bentuk sampul buku," ujar Rocky.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada konfirmasi dari Gibran atau Jokowi perihal aksi bagi-bagi buku tulis bergambar Jan Ethes tersebut.
***