Unggahan unboxing goodie bag dari Istana juga mengundang beragam komentar. Di sisi lain, warganet menyebut souvenir yang dibagikan menjadi kenangan bagi masyarakat dalam peringatan HUT ke-81 RI yang penuh makna.
Namun, beberapa di antaranya juga menyoroti goodie bag yang anggarannya diambil dari APBN hasil pembayaran uang pajak rakyat.
Selain itu, warganet juga menyoroti peringatan HUT ke-81 RI yang begitu meriah di tengah perjuangan warga pasca gempa dan tsunami yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Gapapa lah dibagi-bagiin kan emang itu diambil dari APBN, uang rakyat kembali dibagikan untuk rakyat," komentar salah satu netizen.
"Souvenirnya keren-keren ya, pasti anggarannya dari uang pajak rakyat, ataukah mungkin ada sponsor di acara besar seperti upacara kemerdekaan di Istana?" imbuh warganet lainnya.
"Seru sih kapan lagi ya bisa ikut upacara di Istana, tapi dalam kondisi sekarang ini alangkah lebih baik dibagikan ke masyarakat yang lebih membutuhkan, termasuk warga di NTT yang kemarin kena musibah gempa," tulis warganet lainnya.
Sebelumnya anggaran soal peringatan HUT RI di Istana Merdeka Jakarta juga mendapat sorotan publik, karena dianggap terlalu mewah dari tahun ke tahun dan menyedot anggaran cukup besar hanya untuk acara seremonial.
Pada tahun-tahun sebelumnya, anggaran untuk pengadaan suvenir dalam rangkaian acara peringatan HUT Kemerdekaan RI dikabarkan mencapai milyaran rupiah dengan dana bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), yang dikelola melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) atau instansi pemerintah penyelenggara terkait.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini