news

Poin Krusial Pidato Presiden Prabowo, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Pelayanan Dasar Masyarakat Terpenuhi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:57 WIB
Pelaksanaan Pidato Kenegaraan di DPRD Jember. (Dok DPRD Jember)

SketsaNusantara.id - Sidang Paripurna Istimewa agenda Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, menyampaikan langkah optimisme membangun daerah.

Agenda ini menyambut HUT RI ke 81 di tahun 2026, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan ada berbagai poin krusial yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto yang harus dilaksanakan di daerah.

“Yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya ingin membangun rasa optimisme, karena banyaknya capaian hingga pertumbuhan ekonomi,” ujarnya saat di DPRD Jember, 14 Agustus 2026.

Baca Juga: Targetkan PAD Rp23 Miliar Pemkab Jember Bersiap Terapkan Kembali Parkir Berlangganan Oktober 2026

Apalagi pertumbuhan ekonomi saat ini menunjukan tren yang positif dalam 13 tahun terakhir.

Lebih lanjut, Gus Fawait menyampaikan terkait langkah pemerataan kesejahteraan di daerah dan ini harus selaras dengan capaian yang dilakukan pemerintah pusat.

“Maka dari itu kami di daerah berkomitmen penuh dalam menerjemahkan arahan presiden, khususnya dalam pemenuhan pelayanan dasar seperti kesehatan melalui homecare, pendidikan melalui beasiswa gratis, pertanian dan sektor lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga: Usai Tutup Gerai Miras, Pemkab Jember Segera Revisi Perda Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol: Lebih Diperketat

Gus Fawait menegaskan, akan mewujudkan hal tersebut melalui program strategis dan inklusif untuk masyarakat.

“Kemudian kami juga fokua pada penguatan jaring pengaman sosial, penguatan sektor agraris dalam upaya ketahanan pangan,” paparnya.

Pemkab Jember menyadari betul status wilayahnya sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Jawa Timur yang harus terus dijaga stabilitasnya.

Baca Juga: Jamin Kesehatan Warganya, Bupati Jember Gus Fawait Kunjungi Lansia Sebatang Kara di Sumberbaru

Ia menerangkan, kalau stabilitas ketahanan pangan di Jember sangat tinggi dan menjadi salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Timur.

“Produksi padi kita alhamdulillah masuk 3 besar dan kami lihat stabilitas harga juga masih aman,” terangnya.

Halaman:

Tags

Terkini