Kelima adalah masyarakat kurang mampu penderita penyakit kronis. Penjangkauan bagi penderita stroke, diabetes, hingga pasien cuci darah yang selama ini terkendala kendala biaya maupun akses logistik menuju rumah sakit.
Mengenai efektivitas dan hambatan medis yang ada, Gus Fawait menyampaikan bahwa keterbatasan sarana tidak boleh menyurutkan komitmen daerah dalam melayani warga.
Untuk menunjang kelancaran operasional di lapangan, Pemkab Jember telah menyiagakan 50 unit mobil armada Homecare. Guna mengatasi tantangan geografis dan akses jalan yang sulit, pemkab juga berencana menambah armada kendaraan roda dua bagi para nakes.
Rencana penambahan armada sepeda motor ini disambut positif oleh jajaran pelayanan medis di daerah. Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, menilai langkah tersebut sangat strategis untuk menjangkau pemukiman padat atau pelosok yang mustahil diakses mobil.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Pantau Langsung Pelayanan Homecare di Rowotamtu Rambipuji
"Kami sangat mendukung penambahan armada roda dua ini karena akan mempermudah mobilitas tim medis, terutama saat harus mendatangi titik-titik pemukiman yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat," jelas dr. Sukron pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Dia menambahkan bahwa meski di kawasan Sumberjambe sebagian besar jalan masih dapat dilalui mobil, ketersediaan kendaraan roda dua tetap menjadi solusi krusial bagi wilayah-wilayah lain dengan medan yang jauh lebih berat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI