Total terdapat sekitar 3.000 porsi MBG yang akhirnya tidak jadi dibagikan kepada para siswa.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar makanan yang diduga bermasalah tidak sampai dikonsumsi oleh para siswa, dan mencegah terjadi hal-hal yang tak diinginkan karena dikhawatirkan menimbulkan keracunan.
Kabar ini mencuri perhatian publik dan seketika menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Tak sedikit yang menyambut positif langkah Kepala SPPG rsebut dan menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran agar menu MBG bisa dipastikan dalam keadaan baik sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!