SketsaNusantara.id - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Kadisdik Jatim) dibuat terpukau saat melakukan kunjungan kerja ke SMKN 3 Bondowoso, Rabu 12 Agustus 2026. Perhatian Kadisdik Jatim tertuju pada alat penyiram tanaman otomatis bertajuk “SiRomantis” (Siram Tanaman Otomatis) hasil karya dan kreativitas para siswa.
Inovasi teknologi berbasis sensor ini dinilai bukan sekadar terobosan teknis. Melainkan, sebuah aksi nyata berbasis lingkungan yang selaras dengan program Presiden Prabowo yaitu ASRI (aman, sehat, rapi, indah). Inovasi para siswa ini juga selaras dengan program Gubernur Jatim, yakni SIKAP (sekolah inovatif ketahanan pangan).
SiRomantis dirancang untuk bekerja secara otomatis membaca kelembapan tanah dan suhu lingkungan. Ketika kondisi tanah kering, sistem akan secara mandiri melakukan penyiraman hingga tingkat kelembapan ideal tercapai.
Selain menghemat konsumsi air dan daya listrik, teknologi ini memastikan tanaman sekolah dan lahan pertanian mikro milik sekolah tetap subur, tanpa bergantung pada penyiraman manual.
Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai memberikan apresiasi tinggi atas inovasi tersebut. Para siswa dan guru, kata dia, peka atas kejelian melihat peluang teknologi tepat guna yang berdampak langsung bagi lingkungan sekolah
"SiRomantis ini adalah contoh konkret inovasi siswa yang bisa langsung menjawab kebutuhan lingkungan. Aksi ini sangat inspiratif dalam mendukung program ASRI sekaligus memperkuat gerakan SIKAP,” tegas Aries.
Baca Juga: Kenalkan Budaya, Delegasi FFNC Amerika Serikat Kunjungi SMAN 1 Jombang
Ia menambahkan, integrasi teknologi seperti SiRomantis sangat relevan dengan penguatan ketahanan pangan lokal. Lingkungan sekolah yang asri dan produktif, jelas dia, dapat dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pangan hortikultura secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala SMKN 3 Bondowoso, Daris Wibisono Setiawan menyampaikan rasa bangga atas apresiasi yang diberikan oleh Kadisdik Jatim. Ia menjelaskan, inovasi SiRomantis lahir dari kolaborasi antarkompetensi keahlian di sekolah. Selain itu, ungkap Daris, pihaknya berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang berbasis teknologi ramah lingkungan.
"Kami sangat bersyukur dan termotivasi atas apresiasi dari Kadisdik Jatim. SiRomantis ini merupakan buah dari kerja keras siswa Teknik Elektronika Industri,” imbuh Daris.
Kunjungan ini diakhiri dengan peragaan langsung kerja alat SiRomantis oleh para siswa serta diskusi mengenai pengembangan program hijau sekolah.
Apresiasi dari Kadisdik Jatim menjadi motivasi besar bagi SMKN 3 Bondowoso untuk terus melahirkan karya berdaya guna. Hal itu dapat mendukung keasrian lingkungan dan ketahanan pangan nasional.***