news

Datang dari Berbagai Daerah, Ratusan Relawan Bakal Berikan Layanan Pijat Secara Cuma-cuma Kepada Muktamirin

Jumat, 7 Agustus 2026 | 22:55 WIB
Salah satu relawan sedang memberikan layanan pijat gratis. (As'ad Choirudin/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Penyelenggaraan Muktamar NU ke 35 di Jombang tak hanya menjadi forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi. Perhelatan akbar itu juga menghadirkan berbagai bentuk pelayanan berbasis gotong royong dan semangat khidmah dari warga Nahdliyin.

Sebanyak 100 relawan terapis telah menyatakan kesiapan untuk memberikan layanan pemulihan fisik secara cuma-cuma selama pelaksanaan muktamar. Ini adalah salah satu layanan pijat gratis bagi para muktamirin dan tamu yang diperkirakan datang dari seluruh penjuru Indonesia.

Program tersebut digagas sebagai bentuk pengabdian kepada para ulama, kiai, dan peserta yang harus menjalani rangkaian agenda muktamar dengan aktivitas yang padat. Mulai dari perjalanan jauh lintas daerah hingga mengikuti sidang-sidang organisasi. Seluruhnya berpotensi menguras stamina peserta.

Baca Juga: Tragis! Polisi di Bone Sulsel Diduga Terobos Lampu Merah hingga Terjadi Laka yang Menewaskan Balita 4 Tahun, Begini Kronologi dan Fakta Sebenarnya

Anggota Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Jombang, Muhammad Romli mengatakan, layanan pijat gratis tersebut lahir dari semangat melayani, bukan mencari keuntungan.

"Peserta Muktamar banyak yang datang dari jauh. Setelah perjalanan panjang maupun mengikuti rapat-rapat yang padat. Mereka membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi. Kami menyiapkan layanan pijat gratis ini sebagai bentuk khidmah kepada para tamu para kiai," ujarnya, Jumat 7 Agustus 2026.

Menurut Romli, para relawan berasal dari berbagai daerah. Baik dari Pulau Jawa, Madura, maupun luar Jawa. Sebagian merupakan alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Selain itu para praktisi terapi yang secara sukarela menyumbangkan tenaga dan keahliannya demi menyukseskan Muktamar NU ke 35.

Ia mengungkapkan, jumlah relawan yang telah terdata mencapai sekitar 100 orang dan masih berpotensi bertambah. Ini karena antusiasme warga Nahdliyin untuk ikut berkhidmah terus mengalir.

Baca Juga: Rekam Jejak Cak Sholeh, Pengacara 'No Viral No Justice' Asal Sidoarjo Tutup Usia Setelah Berjuang Melawan Penyakit Autoimun

Panitia menyiapkan tiga posko pijat gratis yang ditempatkan di titik-titik strategis kawasan muktamar. Diantaranya; MAN 3 Jombang, MTsN 3 Jombang, dan Universitas KH A. Wahab Hasbullah (Unwaha).

Setiap posko akan melayani peserta secara bergantian dengan tetap memperhatikan etika pelayanan. Relawan perempuan disiapkan khusus untuk melayani nyai dan peserta perempuan. Sementara, relawan laki-laki menangani peserta pria.

Layanan terapi yang diberikan meliputi pijat kepala, punggung, kaki, hingga refleksi untuk membantu meredakan kelelahan dan mengembalikan kebugaran setelah mengikuti berbagai agenda muktamar.

Baca Juga: Pertunjukan Seni, Hiburan Masyarakat, Hingga Pameran UMKM Meriahkan Peringatan HUT RI di Raijua Kabupaten Sabu Raijua

Agar seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati layanan tersebut, durasi pijat bagi setiap peserta dibatasi sekitar 15 menit.

Halaman:

Tags

Terkini