news

Anggota Polisi Tegal Positif Pakai Sabu, Terungkap Dugaan Penyiksaan hingga Kekerasan terhadap Istri Siri

Rabu, 8 Juli 2026 | 09:38 WIB
Ilustrasi polisi pemakai sabu di Tegal. (Pixabay/Dylan_Agbagni)

SketsaNusantara.id - Kasus dugaan penyiksaan terhadap seorang perempuan yang mengaku sebagai istri siri anggota Polres Tegal Kota memasuki babak baru.

Di tengah proses pemeriksaan yang masih berlangsung, oknum polisi berinisial Aiptu N dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu berdasarkan hasil tes urine.

Temuan tersebut menambah daftar dugaan pelanggaran yang kini ditangani aparat.

Baca Juga: Heboh Beredar Video Detik-Detik Ustadz Abdul Somad Diduga Dihadang Massa di Kutai Barat Kaltim, Polisi Beberkan Fakta Sebenarnya

Selain menjalani pemeriksaan etik di Bidang Propam Polda Jawa Tengah, penyidik juga mendalami asal-usul narkotika yang dikonsumsi Aiptu N karena hingga kini sumbernya belum diketahui.

Di sisi lain, perempuan berinisial M telah melaporkan Aiptu N ke Bareskrim Polri dengan didampingi Tim Hukum Hotman 911.

Dalam laporannya, korban mengungkap rangkaian dugaan tindak pidana yang disebut berlangsung sejak 2023 hingga 2025, mulai dari pemaksaan mengonsumsi sabu, penganiayaan, penyekapan, ancaman, dugaan kekerasan seksual, hingga penyiraman cairan yang diduga air keras.

Baca Juga: Siapa LMI Tersangka Korupsi MBG? Brigjen Polisi yang Diduga Atur Pengadaan Ompreng MBG Ternyata Punya Kekayaan Fantastis, Rekam Jejaknya Jadi Sorotan

Hasil Tes Urine Aiptu N Positif Sabu

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto, membenarkan bahwa hasil tes urine Aiptu N menunjukkan adanya kandungan narkotika jenis sabu.

"Hasil tes urine mengandung narkoba sabu," kata Artanto, Rabu 8 Juli 2026.

Meski demikian, kepolisian belum mengungkap asal-usul narkotika yang dikonsumsi oknum anggota tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman sebelum menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik.

Baca Juga: Brigjen Polisi Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Atur Penjualan Food Tray

"Asal narkoba sedang didalami penyidik, update nanti diberikan," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini