news

PDP Kahyangan Jember Perkuat Bisnis Kopi Robusta, Fokus Tingkatkan Produktivitas dan Produk Olahan Bernilai Tinggi

Senin, 6 Juli 2026 | 18:46 WIB
Proses petik kopi di Kebun Gunung Pasang. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember terus memperkuat pengembangan komoditas kopi robusta, sebagai salah satu andalan bisnis selain karet.

Tidak hanya mengandalkan penjualan biji kopi mentah (green bean), PDP Kahyangan kini mengarahkan strategi pengembangan pada produk olahan bernilai tambah yang memiliki cita rasa khas untuk memperluas pasar.

Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan PDP Kahyangan, Nyoman Aribowo mengatakan kopi robusta menjadi salah satu identitas baru perusahaan yang terus dikembangkan mulai dari sektor budidaya hingga pengolahan pascapanen.

Baca Juga: Dari Kebun hingga Cangkir, Kopi Organik PDP Kahyangan Jember Tawarkan Kualitas Premium

“Memang perusahaan kita ini selain mengandalkan karet sebagai komoditi utama, kita juga ditopang dengan adanya hasil tanaman kopi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 6 Juli 2026.

Menurut Nyoman, kualitas kopi tidak hanya ditentukan saat proses pengolahan, tetapi sudah dibangun sejak tahap budidaya di kebun. Karena itu, perusahaan memberikan perhatian besar terhadap tata kelola perkebunan agar menghasilkan buah kopi berkualitas sebelum diolah menjadi berbagai produk siap konsumsi.

“Komoditas ini kami garap menjadi brand perusahaan dengan jenis robusta sebagai produk unggulan. Kami tidak hanya menjual green bean, tetapi juga mengembangkan produk olahan dengan special taste. Kualitas itu dimulai dari budidaya, kemudian diperkuat melalui proses pengolahan hingga menjadi produk akhir," imbuhnya.

Baca Juga: Tantangan Besar Perusahaan Daerah, Dirut PDP Kahyangan Fokus Benahi Manajeral dan Mulai Gagas Diversifikasi Usaha

Ia menjelaskan, PDP Kahyangan akan menghadirkan berbagai varian produk kopi kepada konsumen, mulai dari produk reguler hingga produk premium yang memiliki karakter rasa berbeda sesuai kualitas hasil panennya.

“Sehingga komoditas kita ini menjadi bisa dinikmati semua kalangan, karena robusta yang kita miliki akan lebih memiliki daya tawar dengan membuat pengolahan yang spesial taste,” terangnya.

PDP Kahyangan mengelola 5 kebun mulai dari Sumber Pandan di Kecamatan Sumberbaru, Sumber Tenggulun Kecamatan Tanggul, Gunung Pasang di Kecamatan Panti, Sumber Wadung dan Kali Mrawan di Kecamatan Silo.

Baca Juga: Nahkoda Anyar, Dirut PDP Kahyangan Siapkan Transformasi Besar Mulai Tata Kelola Hingga Diversifikasi Usaha

“Dari 5 kebun mayoritas kopi yang terbesar ada di dua titik yakni Sumber Pandan dan Gunung Pasang, sisanya ada kopi tetapi mayoritas adalah karet,” pungkasnya.

Panen kopi di kebun milik PDP Kahyangan berlangsung secara musiman, yakni mulai Mei hingga September setiap tahun. Pada periode tersebut, produksi harian saat ini berkisar antara satu hingga 1,5 kwintal buah kopi.

Halaman:

Tags

Terkini