Ia menilai mahasiswa mampu menjadi agen edukasi sekaligus penggerak kegiatan kemanusiaan di tengah masyarakat.
"PMI Kabupaten Jember menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa, civitas akademika, dan KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Jember yang telah berpartisipasi. Setiap tetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan," katanya.
Panitia juga mencatat sejumlah faktor yang membuat sebagian calon pendonor belum dapat mendonorkan darah.
Sebanyak tiga orang memiliki kadar hemoglobin rendah, dua orang mengalami tekanan darah tinggi, satu orang memiliki kadar hemoglobin tinggi, tiga orang sedang mengonsumsi obat, dan satu orang dalam kondisi sakit.
Melalui kegiatan ini, KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Jember berharap semakin banyak mahasiswa yang bersedia menjadi pendonor darah sukarela secara rutin.
Dengan begitu, kebutuhan darah di Kabupaten Jember dapat terus terpenuhi sekaligus menumbuhkan semangat kemanusiaan di kalangan generasi muda.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!