SketsaNusantara.id - Aksi kemanusiaan berlangsung di lingkungan Gereja Hati Tersuci Santa Perawan Maria (HTSPM) Sempusari, Kabupaten Jember, pada Minggu, 21 Juni 2026.
Setelah mengikuti ibadah rutin, para jemaat mengikuti kegiatan donor darah yang difasilitasi Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah yang nantinya digunakan untuk membantu kebutuhan pasien di berbagai fasilitas kesehatan. Antusiasme jemaat terlihat cukup tinggi sejak proses pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan berlangsung.
Berdasarkan data PMI Kabupaten Jember, sebanyak 22 kantong darah berhasil dihimpun dalam kegiatan donor darah tersebut. Seluruh darah yang terkumpul akan menambah persediaan stok darah yang dibutuhkan masyarakat.
Meski demikian, tidak seluruh peserta dapat mendonorkan darahnya. Tim mobile unit UDD PMI Kabupaten Jember melakukan pemeriksaan kesehatan dan seleksi sesuai standar yang berlaku untuk menjaga keamanan pendonor maupun kualitas darah yang dihasilkan.
Dari hasil pemeriksaan, tercatat sembilan calon pendonor belum dapat mengikuti donor darah. Penyebab terbesar berasal dari kadar hemoglobin yang berada di bawah batas minimal yang ditentukan.
Sebanyak enam orang tidak lolos pemeriksaan karena memiliki kadar hemoglobin atau HB kurang dari 12,5. Selain itu, satu orang tidak dapat mendonor karena tekanan darah tinggi.
Sementara itu, satu calon pendonor lainnya diketahui sedang atau baru mengonsumsi obat tertentu. Ada pula satu orang yang belum diperbolehkan mendonorkan darah karena berada dalam kondisi pasca kecelakaan.
PMI juga mencatat tidak ada peserta yang ditolak akibat tekanan darah rendah, riwayat operasi besar dalam waktu dekat, maupun kadar hemoglobin yang terlalu tinggi. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan untuk memastikan darah yang didonorkan memenuhi syarat kesehatan.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasi kepada jemaat Gereja HTSPM Sempusari yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kontribusi masyarakat sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Jember.
"Kami sangat berterima kasih atas donor darah yang bermula dari ketulusan usai ibadah ini. Setiap tetes darah yang disumbangkan hari ini sangat berarti bagi keselamatan pasien di rumah sakit," ujar Zainollah.
Kegiatan donor darah yang digelar setelah ibadah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama. Darah yang terkumpul akan membantu memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan transfusi darah di berbagai rumah sakit.