SketsaNusantara.id - Taman Margasatwa Ragunan menjadi salah satu destinasi wisata yang menggratiskan tiket masuk bagi warga DKI Jakarta dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Berdasarkan pengumuman resmi yang disampaikan melalui akun Instagram @ragunanzoo, program gratis tiket masuk berlaku pada 22 Juni 2026 serta 27-28 Juni 2026 khusus bagi pemegang KTP DKI Jakarta.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Jakarta yang juga menghadirkan berbagai layanan publik dan destinasi wisata gratis.
Namun di balik popularitasnya sebagai tempat rekreasi keluarga, Ragunan menyimpan sejarah panjang yang telah berlangsung lebih dari satu abad.
Taman Margasatwa Ragunan sendiri merupakan kebun binatang terbesar di Jakarta yang berlokasi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Ragunan, kawasan konservasi ini memiliki luas sekitar 147 hektare dan menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 satwa dari ratusan spesies berbeda.
Selain berfungsi sebagai tempat rekreasi, Ragunan juga berperan dalam edukasi, penelitian, dan konservasi satwa.
Berawal dari Tanah Hibah Raden Saleh
Sejarah Ragunan ternyata tidak bermula di kawasan Pasar Minggu seperti saat ini.
Berdasarkan catatan resmi Taman Margasatwa Ragunan, kebun binatang ini pertama kali didirikan pada 19 September 1864 di Batavia atau Jakarta pada masa sekarang dengan nama Planten en Dierentuin.
Lokasi awalnya berada di Jalan Cikini Raya Nomor 73, Jakarta Pusat, di atas lahan seluas sekitar 10 hektare yang dihibahkan oleh pelukis legendaris Indonesia, Raden Saleh.
Kebun binatang tersebut dikelola oleh perkumpulan pecinta flora dan fauna Batavia bernama Culture Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia.