Langkah tersebut dilakukan guna mencegah gangguan yang lebih besar dan meluas pada sistem kelistrikan Jawa Timur.
Pada tahap awal, tercatat sekitar 35 penyulang, 1.943 gardu distribusi, dan hampir 500 ribu pelanggan terdampak pemadaman sementara.
PLN menegaskan bahwa upaya tersebut merupakan langkah darurat untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan hingga kondisi pasokan kembali stabil.
Melalui media sosial resminya, PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jatim-Bali juga mengunggah aktivitas pemeliharaan untuk terus menjaga keandalan sistem kelistrikan.
"Melalui kegiatan pemeliharaan preventif PMS Bus B Bay Lawang 1 di Gardu Induk 150 kV Kebonagung, PLN UIT JBM memastikan seluruh peralatan beroperasi optimal guna menjaga kontinuitas penyaluran tenaga listrik kepada pelanggan," tulisnya, dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @pln.uitjbm.
"Langkah preventif ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi," tuturnya.
Pemeliharaan listrik yang dilakukan PLN secara berkala ini lah yang menyebabkan listrik mati untuk sementara waktu yang ikut berdampak di beberapa wilayah.
Bagi masyarakat yang masih mengalami pemadaman listrik mendadak, PLN juga menyediakan sejumlah layanan pengaduan yang dapat diakses secara cepat dan digital.
Pelanggan dapat melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile dengan memilih menu "Pengaduan & Keluhan", kemudian memilih fitur "Listrik Padam".
Selain itu, laporan juga dapat disampaikan melalui Contact Center PLN di nomor (kode area) 123 atau melalui WhatsApp resmi PLN di nomor 0812-2123-123.
PLN mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan saluran resmi tersebut agar informasi mengenai gangguan listrik dapat ditindaklanjuti lebih cepat oleh petugas di lapangan.
Hingga kini, proses pemeliharaan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Jawa Timur masih terus dilakukan guna memastikan pasokan listrik kembali normal dan stabil bagi masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini