SketsaNusantara.id - Menjadi relawan kemanusiaan tidak hanya membutuhkan niat membantu sesama. Dibutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan menghadapi berbagai kondisi di lapangan.
Karena itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember kembali menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) bagi anggota Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Markas yang baru terpilih. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan relawan sebelum diterjunkan dalam berbagai tugas kemanusiaan.
Sebanyak 30 peserta mengikuti Diklatsar yang berlangsung di Aula Markas PMI Kabupaten Jember, Jalan Jawa Nomor 57, Kecamatan Sumbersari, Rabu 10 Juni 2026. Mereka merupakan anggota yang telah lolos melalui sejumlah tahapan seleksi sebelumnya.
Kegiatan pelatihan dijadwalkan berlangsung selama lima hari. Selama masa pelatihan, peserta akan menerima 29 materi yang disampaikan oleh 20 fasilitator dari berbagai bidang.
Pembukaan Diklatsar dilakukan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Sekretaris PMI Kabupaten Jember Ghufron Efiyan Efendy, Wakil Kepala Markas Gigih Priyambodo, serta Ketua KSR PMI Unit Markas Haidar Al Rafif.
Di hadapan seluruh peserta, Zainollah menekankan pentingnya mengikuti setiap materi secara serius. Menurutnya, relawan memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan kemanusiaan yang dijalankan PMI.
“Anda semua yang ada disini adalah ujung tombak kemanusiaan, jadi anda harus paham tentang PMI dan mengetahui apa yang harus dilaksanakan. Karenanya kamu harus memahami dan menguasai materi materi yang diberikan dalam diklatsar,” tegas Zainollah saat membuka kegiatan.
Ia juga berharap seluruh peserta mampu menyerap pengetahuan yang diberikan selama pelatihan berlangsung. Bekal tersebut dinilai penting untuk menunjang tugas relawan ketika terlibat dalam pelayanan kemanusiaan di masyarakat.
Diklatsar KSR PMI Unit Markas merupakan bagian dari proses regenerasi organisasi. Kegiatan ini bertujuan menjaga kualitas sekaligus menambah jumlah relawan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan PMI.
Sebelum resmi menjadi anggota KSR PMI Unit Markas, para peserta harus menjalani berbagai pelatihan. Tahapan tersebut dirancang agar mereka memiliki kemampuan dasar, wawasan organisasi, serta keterampilan yang diperlukan dalam pelayanan kemanusiaan.
Ketua KSR PMI Unit Markas Kabupaten Jember, Haidar Al Rafif, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berisi materi teknis. Peserta juga akan mendapatkan pemahaman mengenai nilai dan prinsip dasar yang menjadi fondasi gerakan Palang Merah.
“Pelatihan Dasar KSR PMI Unit Markas Kabupaten Jember ini bertujuan memberikan wawasan dan pemahaman tentang Palang Merah Indonesia seperti prinsip dasar gerakan, code of conduct serta pengetahuan bidang bidang spesialisasi dan pelayanan di dalam Palang Merah Indonesia,” ujarnya.