news

Prabowo Minta Aset Negara yang Menganggur Dipakai untuk Sekolah Rakyat, Jumlah Pendaftar Membludak hingga Lampaui Kapasitas

Minggu, 7 Juni 2026 | 21:30 WIB
Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat. (Dok. BPMI Setpres)

"Oke, berarti kita harus tambah secepat mungkin ya. Nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahannya, cari tanahnya," kata Prabowo.

Selain pembangunan sekolah baru, Presiden juga meminta seluruh pihak memaksimalkan kreativitas dalam mencari solusi jangka pendek. Tujuannya agar lebih banyak anak dapat diterima di Sekolah Rakyat.

Prabowo menilai pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, akses terhadap pendidikan harus terus diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak warga.

Menurut Presiden, peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan beriringan dengan penguatan pelatihan di berbagai bidang. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi tantangan masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efisien. Ia menyebut perluasan akses pendidikan membutuhkan dukungan dana yang besar sehingga setiap rupiah anggaran negara harus digunakan secara tepat sasaran.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pengembangan Sekolah Rakyat di Bali akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota di Pulau Dewata memiliki setidaknya satu Sekolah Rakyat.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas jangkauan program pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan bertambahnya fasilitas dan kapasitas sekolah, diharapkan semakin banyak siswa dapat memperoleh kesempatan belajar melalui program Sekolah Rakyat.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini