Di sisi lain, terkait dengan kemungkinan adanya laporan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember ia menyampaikan jika BK sudah bisa menindaklanjuti kejadian tersebut tanpa menunggu surat resmi.
"Karena kondisinya ini sudah ramai diperbincangkan publik dan menjadi perhatian masyarakat. Sehingga menurut kami bisa langsung dipanggil, karena juga menyangkut etika anggota di depan publik," tegasnya.
Ia menambahkan, soal isu merokok saat rapat yang kian disorot. Dirinya masih belum bisa berkomentar banyak karena saat ini masih belum ada Peraturan Daerah (Perda) Kawasan merokok.
"Kami sepenuhnya terbuka untuk membahas aturan tersebut, tetapi memang harus didiskusikan oleh semua pihak. Dan hal ini bisa jadi momentum dalam pembahasan Perda Kawasan tanpa Rokok," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id KLIK DI SINI