SketsaNusantara.id - Status WhatsApp Indri Wahyuni, salah satu juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar (LCC 4 Pilar) MPR RI di Pontianak, Kalimantan Barat beredar di media sosial.
Meski keputusan Indri Wahyuni saat menjadi juri menuai pro kontra, namun hal tersebut tak membuatnya merasa pernyataannya kurang tepat.
Bahkan melalui status WhatsAppnya, Indri secara terang-terangan tetap membela pemenang.
"They deserve the win and the explanation why they are still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do…," tulisnya, dilansir dari akun X @tuaditebet.
Menurut Indri, SMAN 1 Sambas layak untuk menjadi juara.
"Mereka pantas menang dan mendapatkan penjelasan mengapa mereka tetap menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut,"
"Berfokus hanya pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan untuk yang lain adalah bagian dari bentuk ketidaktahuan terbesar yang bisa dilakukan seseorang," imbuhnya.
Indri berharap sekolah tersebut mampu membuktikan bahwa timnya berhak menyandang gelar juara dalam LCC 4 Pilar tersebut.
"Jawaban sapujagad tapi ga ada yang mau buka ini. Seolah2 jawaban tersebut benar. Sekolah yg menang dinilai tidak pantas menang,"
"Padahal hasil akhir tetap sekolah tsb yg menang. Semoga ada jalan utk sekolah tersebut membuktikan diri di Nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara," ucapnya.
Bukan hanya itu saja. Indri berpendapat bahwa SMAN 1 Sambas dinilai tak layak hanya karena sekolah tersebut berasal dari daerah terpencil.