SketsaNusantara.id - Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hardiknas) 2026, di Kabupaten Jember berlangsung dengan nuansa berbeda. Tidak hanya dipenuhi pameran inovasi pendidikan dan kreativitas sekolah, kegiatan yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember itu juga diwarnai aksi kemanusiaan berupa donor darah yang diikuti para guru dari berbagai kecamatan, Senin 11 Mei 2026.
Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu agenda yang paling menarik perhatian di sela-sela pameran pendidikan. Sejak pagi, para tenaga pendidik terlihat antusias mengantre untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan sebelum mendonorkan darah mereka.
Aksi sosial ini memperlihatkan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mengajar di ruang kelas, tetapi juga hadir sebagai teladan dalam kepedulian sosial dan kemanusiaan. Momentum Hardiknas dimanfaatkan para guru untuk berbagi manfaat kepada masyarakat melalui donor darah yang nantinya akan membantu kebutuhan stok darah di Kabupaten Jember.
Baca Juga: PMI Jember Tambah 33 Relawan KSR untuk Bantu Penanggulangan Bencana dan Pelayanan Sosial Kemanusiaan
Salah satu peserta donor darah, Ayun, mengaku bersyukur karena akhirnya dapat kembali mendonorkan darahnya setelah beberapa kali gagal lolos pemeriksaan kesehatan pada kesempatan sebelumnya.
Guru dari SD Sukorejo 01 Kecamatan Sukowono itu mengatakan terakhir kali dirinya melakukan donor darah ketika masih menempuh pendidikan di Program Studi PGSD Universitas Jember sekitar tahun 2024.
“Alhamdulillah akhirnya bisa donor lagi. Sebelumnya beberapa kali ikut donor tapi tidak lolos pemeriksaan,” ujarnya dengan wajah sumringah.
Baca Juga: Peringati Hari Palang Merah Sedunia 2026, PMI Jember Gelar Senam Bersama Siswa SLB Tunagrahita
Cerita serupa juga datang dari Furi, guru SDN Gunung Malang Kecamatan Sumberjambe. Meski telah beberapa kali menjadi pendonor darah, ia mengaku cukup lama vakum dari kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, kesempatan donor darah dalam rangka Hardiknas menjadi momentum spesial untuk kembali ikut berpartisipasi membantu sesama. Ia menyebut terakhir kali donor darah dilakukan sekitar tahun 2016 lalu.
“Sudah lama sekali tidak donor darah. Alhamdulillah sekarang bisa ikut lagi bertepatan dengan kegiatan Hardiknas di Dinas Pendidikan,” kata Furi.
Baca Juga: Kronologi Mahasiswa Sesak Napas di Warung, PMI Jember Turun Tangan
Para guru yang hadir sebenarnya datang untuk mengikuti dan memeriahkan Pameran Pendidikan Hardiknas 2026 yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Namun keberadaan layanan donor darah dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember membuat banyak peserta tergerak untuk turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi guru dalam kegiatan donor darah itu. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para tenaga pendidik menjadi contoh positif bagi masyarakat luas, termasuk bagi para siswa di sekolah.