SketsaNusantara.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi sampaikan permohonan maaf kepada publik.
Sebelumnya, Arifah Fauzi menyatakan agar gerbong wanita berada di tengah, pasca insiden kecelakaan maut KRL dengan KA Argo Bromo di Bekasi.
Pernyataannya inilah yang menuai pro kontra masyarakat.
Tak sedikit masyarakat yang menilai pernyataan Menteri PPPA ini mengganti posisi gerbong wanita dengan gerbong pria.
Permohonan Maaf Arifah Fauzi
Melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram @arifah.fauzi, ia meminta maaf atas pernyataannya tersebut.
Arifah menyadari bahwa ucapannya beberapa waktu lalu kurang tepat.
"Terkait pernyataan saya pasca insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat,"
"Untuk itu saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat," katanya.
Ia sadar jika pernyataannya justru menyinggung pihak lain, terlebih para laki-laki.
"Khususnya para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut,"