"Dari analisa linimasa CCTV, terlihat kendaraan pelaku menjaga jarak konstan di belakang korban. Ada jeda waktu di mana pelaku sempat menepi, diduga untuk memastikan situasi aman sebelum melakukan penyiraman," ujarnya.
Polisi menyoroti pemilihan lokasi penyiraman yang berada di area dengan pencahayaan minim dan akses pelarian yang cepat.
Hal ini memperkuat dugaan adanya unsur perencanaan (premeditated) dalam kasus ini.
Beberapa temuan kunci dari analisis rekaman tersebut antara lain pelaku menggunakan sepeda motor tanpa plat nomor belakang untuk menyulitkan pelacakan manual.
Pasca kejadian, pelaku terekam memacu kendaraan ke arah jalur tikus yang minim pengawasan kamera pemantau.
Saat ini, kepolisian tengah memperluas jangkauan pencarian CCTV hingga ke radius 2 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu Andre Yunus kini telah ditangani dokter, setelah kejadian ia dilaporkan mengalami trauma asam, luka bakar pada bagian wajah, lengan batang tubuh dan anggota gerak lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!