SketsaNusantara.id - SMPN 3 Jember menggelar SPAB Youth Fest 2026 pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pembelajaran Satuan Pendidikan Aman Bencana. Program tersebut telah diikuti siswa selama delapan bulan penuh.
Festival ini dirancang sebagai ruang ekspresi, kreativitas, serta pengembangan potensi generasi muda. Seluruh rangkaian acara dikemas edukatif dan partisipatif. Kegiatan juga melibatkan ratusan siswa dan seluruh dewan guru.
Acara mengusung tema Ready, Resilient & Responsible. Kegiatan ini dihadiri perwakilan Palang Merah Jepang hingga PMI Pusat. Kehadiran para tamu memberikan penguatan nilai kesiapsiagaan sejak dini.
Baca Juga: Sumur Tercemar Banjir, PMI Jember Turunkan Truk Tangki dan Tandon Air untuk Ratusan Warga Nogosari
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Nodokai Arai dari Japanese Red Cross Society. Turut hadir Yana Maulana, staf JRCS Indonesia. Anwar Assyubali, manajer SCRS PMI Pusat, juga tampak mendampingi.
Selain itu, hadir Julius Arianus Mbusu selaku Wakil Kepala Markas PMI Jawa Timur. Sekretaris PMI Jember Ghufron Evyan Efendy dan Kepala Markas PMI Jember Imam Muslim Al Hariri turut mengikuti acara.
Sebanyak 904 siswa SMPN 3 Jember mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Para guru juga terlibat aktif mendampingi siswa selama acara berlangsung. Beragam perlombaan digelar sejak pagi hingga siang hari.
Beberapa lomba yang diselenggarakan meliputi pemilihan SPAB Youth Ambassador 2026. Selain itu, terdapat kompetisi safety campaign poster dan youth content creator challenge. Kegiatan juga diramaikan dengan penampilan siaga yell G performance.
Kepala SMPN 3 Jember, Heru Wahyudi S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak. Ia menyebut kegiatan ini sebagai kebanggaan bagi keluarga besar sekolah. "Sebuah kebanggan buat kami keluarga besar SMPN 3 Jember karena di acara ini dihadiri langsung oleh orang orang hebat di kepalangmerahan, dari jepang, dari PMI Pusat, dari PMI Jawa Timur dan PMI kabupaten Jember. Hari ini kami menggelar SPAB youth fest 2026 setelah anak anak kami mendapatkan materi selama delapan bulan," ungkapnya.
Kegiatan festival juga diramaikan dengan Pega Market Day. Stand makanan khas Jember disediakan untuk memberi pengalaman langsung kepada siswa. Di salah satu stan, pihak sekolah memperkenalkan perlengkapan kesiapsiagaan bencana.
Peralatan tersebut meliputi sarana evakuasi dan perlengkapan darurat. Siswa mendapatkan edukasi praktis terkait fungsi setiap alat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mitigasi bencana secara langsung.
Sekretaris PMI Jember, Ghufron Evyan Efendy, turut memberikan pesan kepada para peserta. Ia mengajak siswa untuk menyebarkan pengetahuan kebencanaan kepada lingkungan sekitar. "Teruslah belajar, teruslah semangat tapi jangan lupa materi SPAB yang kamu dapatkan selama ini sebarkan juga pada keluarga, tetangga maupun teman yang lain, sehingga mereka semua bisa terselamatkan jika terjadi bencana," ujarnya.
Di sela rangkaian kegiatan, SMPN 3 Jember juga meluncurkan website resmi sekolah. Platform ini akan memuat informasi akademik serta dokumentasi kegiatan siswa. Website diharapkan menjadi sarana komunikasi efektif dengan masyarakat.