SketsaNusantara.id - Pelantikan Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) ramai jadi sorotan publik.
Pasalnya, pleantikan Wamenkeu ini seolah menjadi pertukaran jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono.
Juda resmi dilantik menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang sebelumnya menjabat sebagai Wamenkeu. Padahal sebelumnya, Juda diketahui menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut pertukaran posisi ini akan membuat kebijakan ekonomi Indonesia menjadi lebih terintegrasi dan dan diharapkan bisa tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.
Presiden Prabowo Subianto telah resmi melantik Juda Agung sebagai Wamenkeu pada hari Kamis, 5 Februari 2026.
Pasca pelantikan tersebut, Purbaya bahkan memberikan "PR" (pekerjaan rumah) yang cukup signifikan kepada Wamenkeu baru.
Purbaya menitipkan misi agar Juda mampu membawa perubahan pada transmisi kebijakan keuangan di tingkat teknis, di tengah tantangan ekonomi global di tahun 2026 yang sangat dinamis.
Seiring dengan sorotan terhadap jabatan barunya, publik juga menaruh perhatian pada laporan harta kekayaan Juda Agung.
Selain rekam jejaknya sebagai ekonom kawakan, harta kekayaannya yang terbilang fantastis turut menarik perhatian.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diunggah di situs resmi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) diketahui Juda memiliki kekayaan sebesar Rp56,08 miliar yang dilaporkan per bulan Maret 2025.
Kekayaan sebesar itu sebagian besar berasal dari sejumlah aset tanah dan bangunan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan dengan total senilai Rp 21,52 miliar.