SketsaNusantara.id - Rasa kemanusiaan yang kuat tak menghentikan proses pencarian pendaki yang hilang di Gunung Slamet meski Operasi SAR telah resmi dihentikan.
Sikap tersebut ditunjukkan sejumlah relawan yang kembali berkumpul di Sekretariat Pendakian Gunung Slamet sejak Minggu, 11 Januari 2025.
Para relawan terlihat tiba di basecampe Bambangan untuk mempersiapkan operasi pencarian atau Opsar mandiri.
“Opsar mandiri pencarian pendaki asal Magelang Syafiq Ali yang hilang di Gunung Slamet resmi dibuka kembali per hari Minggu 11 Januari 2026,” cuit akun X @Jateng_Twit.
Dari informasi yang dikumpulkan tim redaksi, sebelum para relawan menggelar opsar mandiri, hilangnya Syafiq juga mengetuk hati banyak pihak yang ikut turut serta mencari meski Tim SAR resmi menutup operasi pencarian pada 7 Januari 2026 lalu.
Bahkan, salah seorang remaja yang mengaku sebagai seorang indigo juga ikut serta mencari Syafiq.
Hingga saat ini, terdapat sejumlah fakta terkait operasi pencarian mandiri pendaki asal Magelang tersebut, yakni sebagai berikut.
1. Relawan Susuri Gunung Slamet Jalur Bambangan dan Baturraden
Sejak Operasi SAR resmi dihentikan pada 7 Januari 2026, tim relawan kembali melakukan pencarian pada 9 Januari 2026.
Kali ini, relawan akan melakukan penyusuran melewati Bambangan dan Baturraden.
Kendati demikian, hingga Minggu 11 Januari 2026, pencarian tersebut masih belum membuahkan hasil.