news

Pakar Soroti Pernyataan Verrel Bramasta tentang 'Hilirisasi Riset' saat Kunjungi Komisi X: Menang karena Populer

Senin, 29 Desember 2025 | 21:40 WIB
Anggota DPR RI Verrel Bramasta (Instagram @bramastavrl)

"Kayaknya persyaratan utama hanya soal popularitas, kalau yang bersangkutan punya popularitas nah itu akan disodorkan sebagai anggota legislatif dan akan menang karena populer, 

"Nah akibatnya kemudian, tanpa pendalaman, tanpa ekplorasi tanpa pengertian ditempatkan pada posisi secara background nya enggak ssusai dengan yang ia geluti maka terjadilah seperti yang sekarang ini," tegas Ray Rangkuti lagi.

Bahwa kader-kader partai saat ini tidak berangkat dari background pendidikan atau pengalamannya namun lebih ke arah popularitasnya.

Sehingga hal inilah yang mengakibatkan banyak sekali anggota DPR dari kalangan artis yang melakukan blunder-blunder dan banyak dikecam masyarakat.

Ray Rangkuti juga mengingatkan bahwa dalam hal ini bukan hanya Verrel saja namun banyak orang tang tak memiliki background politik yang tiba-tiba saja terjun ke politik.

Akibatnya, 1 atau 2 tahun dari masa kerjanya adakah belajar bagaimana menjadi anggota DPR dan tak memiliki kemapanan politik sehingga banyak lakukan blunder politik.

Untuk itu sebagai pengamat politik, Ray berharap kedepannya partai politik lebih memperhatikan calon-calon yang akan duduk di kursi untuk mewakili rakyat.

Ia berharap partai akan menempatkan kadernya di DPR bukan hanya semata-mata karena popularitas seperti saat ini namun juga track recordnya di dunia politik.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini