Selain isu lingkungan, bupati juga merespons keluhan warga mengenai kekurangan serum anti bisa ular di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat.
Gus Fawait berjanji bahwa melalui Dinas Kesehatan, pemerintah daerah akan berupaya memenuhi ketersediaan serum tersebut dalam jangka waktu satu bulan.
Jika dalam periode waktu tersebut serum belum tersedia, bupati mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui saluran pengaduan "Wadul Gus'e" agar dapat menjadi perhatian dan tindak lanjut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI