Tebu yang menumpuk di area pabrik atau bahkan masih di kebun petani berisiko mengalami penurunan rendemen (kandungan gula) dan kualitas jika tidak segera digiling.
Sebab semakin lama tebu tertunda, semakin rendah pula kadar gulanya, yang pada akhirnya akan merugikan petani dan pabrik.
Akibatnya, selain dampak langsung pada pabrik gula, situasi ini juga merugikan ribuan petani tebu yang bergantung pada proses giling yang efisien.
Sebab itu harapan terbesar petani dan pelaku ekonomi saat ini adalah proyek preservasi Gumitir dapat diselesaikan sesuai jadwal, bahkan lebih cepat jika memungkinkan, untuk memulihkan kelancaran logistik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini