“Antara aspal dengan hajat hidup ratusan orang yang hidupnya rusak gara-gara ngaspal, aspal tuh bisa ditunda, Pak,” ujar Ridwan Kamil.
Menurut Ridwan Kamil, pengaspalan bisa ditunda sementara waktu karena bukan termasuk hal urgent.
“Ngaspal itu teknis. Ditunda sejam dua jam tidak mempengaruhi si kontraktor, si bandara, atau ngejar target,” kata Ridwan Kamil.
Kepada pemimpin bandara, Ridwan Kamil menyarankan agar bandara lebih memprioritaskan kondisi yang kebaikannya paling banyak.
“Bapak sebagai pemimpin ada dua pilihan, mana yang buruknya paling banyak, mana yang kebaikannya paling banyak, pilih yang kebaikannya paling banyak dan keburukannya paling sedikit,” jelas Ridwan Kamil.
Jika tidak bisa menjanjikan sesuatu, maka Ridwan Kamil meminta pihak bandara tidak memberikan harapan.
“Bapak mengambil keputusan yang keburukannya paling banyak. Kalau tidak bisa menjanjikan jangan menjanjikan, biar kita bisa antisipasi,” lanjut Ridwan Kamil.
Para penumpang yang terdampak delay menginginkan agar kaptennya dan kontraktor bisa segera datang memastikan kapan pesawat bisa berangkat.
Di akhir video, para penumpang yang telah menunggu lama tersebut menyebut bahwa tidak ada solusi dari pihak bandara.
Hingga artikel ini ditulis, video tersebut sudah mendulang 980 ribu views, 53 ribu likes, dan 1.900 komentar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini