news

Felix Siauw Kritik Kepala Komunikasi Kepresidenan karena Menganggap Teror Kepala Babi Sebagai Guyonan: Tidak Punya Adab, Harusnya Dipecat!

Kamis, 27 Maret 2025 | 19:09 WIB
Potret Felix Siauw mengkritik Hasan Nasbi tak punya adab dan harusnya dipecat karena tanggapan kepala babi yang tak pantas diucapkan Kepala Komunikasi Kepresidenan (Instagram/felix.siauw)

Koi menambahkan, pernyataan Hasan Nasbi dinilai berada pada "level terendah" sebagai manusia dan tidak pantas diucapkan oleh Kepala Komunikasi Kepresidenan untuk menyikapi masalah serius apalagi yang mengancam keselamatan jurnalis.

"Wartawan yang meliput juga shock dan pada diem beberapa detik karena kok tanggapannya (Kepala Komunikasi Kepresidenan) selevel (rendah) begini," ucap Koi.

"Parahnya lagi, dia ngomong balik kalo jurnalis Tempo minta dikirimin daging babi, aku kaya 'seriusly?'," timpal Ustadz Felix.

"Kalo aku jadi bosnya, tanggapan bawahan aku kaya begini langsung aku pecat saat itu juga, karena dia mewakili pemerintahan dengan pernyataannya menyikapi hal ini udah gak pantes," tandasnya.

Baca Juga: Usai Gus Miftah Viral, Deddy Corbuzier Akhirnya Muncul Hadirkan Felix Siauw, Kritisi Bantuan Willie Salim dan Singgung Level Etika dan Level Mental

Ustadz Felix juga menyebut perkataan Hasan Nasbi malah mencoreng nama baik Presiden Prabowo Subianto.

Apalagi ini bukan pertama kalinya pejabat memberikan tanggapan yang dinilai "blunder" dan menuai kontroversi di hadapan publik.

"Harusnya dia dipecat karena maaf ya Pak Prabowo masa orang yang pemikirannya kaya gini jadi pejabat?" kata Felix.

"Dan ini bukan yang pertama kali kita denger lho orang-orang (di pemerintahan) ngomong kaya gini," pungkasnya.

Perkataan Ustadz Felix pun mendapat dukungan netizen. Banyak warganet yang mengkritik perkataan Hasan Nasbi menunjukkan bobroknya komunikasi pemerintah bahkan ada yang membandingkan dengan era Soeharto.

"Santai banget ya pejabat yang ngomong "dimasak aja", kalau keluarganya yang dikirimi apakah beliau akan mengatakan hal yang sama?" komentar akun @fathrizii.

"Menurut saya itu bodoh, kepala kantor komunikasi presiden tidak seharusnya ngomong gitu, Hasan Nasbi adalah refleksi dari bobroknya komunikasi pemerintah ke publik," imbuh akun @rudiistiawan.

"Gak heran responnya begitu, atasannya aja juga begitu, sering ngomong Ndasssmu kalo dikritik, padahal konsepnya ini nyawa jurnalis pada terancam," komentar akun @ekaspt3468.

"Sejelek jeleknya Jaman Soeharto Public Speaking Jubirnya harus nomer satu jangan ada blunder, karena penyampaian staf Istana adalah penyambung lidah Presiden apalagi yang asal mangap," sindir akun @gio_ibrahim.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini