SketsaNusantara.id - Ustadz Felix Siauw mengkritik keras komentar Kepala Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi soal tanggapannya terhadap teror kepala babi yang dianggap sebagai guyonan.
Sebelumnya, Hasan Nasbi menuai kecaman keras dari banyak pihak soal komentarnya usai jurnalis Tempo mendapat kiriman kepala babi tanpa telinga.
Alih-alih ikut simpati dengan jurnalis yang mendapat ancaman teror, Hasan Nasbi malah menyuruh Fransisca alias Cica, jurnalis Tempo untuk memasak kepala babi.
Baca Juga: Profil Felix Siauw Sosok Pendakwah yang Membimbing Steven Wongso Memeluk Agama Islam
Ia juga menegaskan tak ada hubungannya dengan pengiriman teror tersebut, menyinggung bercandaan Cica yang ingin dikirimi daging babi.
"Udah dimasak aja, kalo kepala babi mah harusnya dimasak aja lah," kata Hasan Nasbi saat menjawab pertanyaan awak media dalam video yang diunggah akun X @arsipaja pada hari Jumat, 21 Maret 2025.
"Saya lihat di media sosial Fransiska malah kepengen dikirimi daging babi ya jadi dia gak terancam, kan?," imbuhnya.
"Kami nggak mau dikaitkan dengan itu. Pemerintah menjamin kebebasan pers dan kebebasan berpendapat, yang dikirimin saja masih bisa bercanda kok di medsos," pungkas Hasan.
Pernyataan Hasan Nasbi itu menyulut amarah publik tak terkecuali Felix Siauw. Pendakwah keturunan Tionghoa itu bahkan menyaebut pejabat negara yang mewakili Presiden itu "tidak punya adab".
Hal tersebut disampaikan Felix Siauw dalam cuplikan podcast yang dipandu Raymond Chin bersama Tretan Muslim dan Youtuber Koiyocabe.
"Pejabat di negeri ini ya nggak adab sama sekali," kata Ustadz Felix dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @felix.siauw pada hari Kamis, 27 Maret 2025.
"Ketika kepala komunikasi ditanya kantor Tempo dikirimi kepala babi jawabnya dimasak aja, itu gak pantas banget sih dia ngomong gitu," imbuhnya.
Dengan tegas, Felix Siauw juga menyatakan bahwa pejabat negara seperti Hasan Nasbi yang mewakili pemerintah harusnya dipecat karena pernyataannya.