Meski demikian, Prasetyo meminta publik untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan mengenai penyebab meninggalnya para peserta. Menurutnya, penyelidikan masih berlangsung sehingga semua kemungkinan masih harus diverifikasi berdasarkan fakta di lapangan.
Ia juga menepis anggapan bahwa insiden tersebut secara otomatis disebabkan oleh beratnya materi latihan militer.
"Ya belum dong, belum berat. Wong baru hari pertama, hari kedua," ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah masih menunggu hasil investigasi dan evaluasi sebelum menetapkan penyebab pasti dari meninggalnya para peserta SPPI.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai hasil pemeriksaan medis maupun investigasi terhadap rangkaian pelatihan yang dijalani para peserta. Pemerintah menyatakan akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah seluruh data dan hasil evaluasi terkumpul sehingga informasi yang diberikan kepada masyarakat dapat dipertanggungjawabkan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Natalius Pigai: Menentang MBG dan Koperasi Merah Putih Termasuk Menentang HAM
Polemik Impor 105 Ribu Mobil India Untuk Koperasi Merah Putih Dasco Minta Tunda, Kadin Desak Pembatalan Total, Ini Alasannya
Dekopinda Resmi Beganti Tampuk Kepengurusan, Gus Fawait Minta Koperasi Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Baru di Jember
Upaya Tingkatkan PAD, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Fokus Revitalisasi Sarana Prasarana dan Pengelolaan Pasar di Jember
Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Ini Kisaran Gaji dan Persyaratannya
KPK Bongkar Dugaan Iuran Paksa di Pemkab Cilacap, Ada Pejabat yang Pinjam Koperasi demi Setoran