Minggu, 21 Juni 2026

Seminar di Ponpes Hubbul Qur'an Yassaalam Jombang: Tak Perlu Membandingkan, Setiap Orang Miliki Potensi Diri

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Minggu, 21 Juni 2026 | 19:45 WIB
Para santri Ponpes Hubbul Qur'an Yassalam Jombang foto bersama pemateri usai seminar. (SketsaNusantara.id)
Para santri Ponpes Hubbul Qur'an Yassalam Jombang foto bersama pemateri usai seminar. (SketsaNusantara.id)

Baca Juga: Bung Karno Dikuburkan di Mana? Ini Lokasi Makam Presiden Pertama RI di Blitar, Jam Buka dan Harga Tiket

Menurutnya, para santri yang telah berhasil menghafal Al-Qur'an sejatinya telah memiliki modal penting berupa kedisiplinan, ketekunan, fokus, dan kemampuan mengelola waktu. "Modal tersebut dapat menjadi bekal untuk berkiprah di berbagai bidang profesi tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur'an," ungkap dia.

Ia menegaskan bahwa wisuda tahfidz bukanlah garis akhir perjuangan, melainkan titik awal pengabdian kepada masyarakat.

"Setelah khatmil Qur'an dan wisuda selesai, pertanyaan terbesarnya bukanlah akan menjadi apa, tetapi melalui jalan apa kita akan mengabdi kepada Allah. Dunia tidak hanya membutuhkan orang yang hafal Al-Qur'an, tetapi membutuhkan orang yang menghadirkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam setiap profesi," ungkapnya.

Melalui seminar ini, para santri diharapkan mampu mengenali potensi yang dimiliki, menyusun visi masa depan, serta menjadi generasi penghafal Al-Qur'an yang memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan agama.

"Kita tidak harus menjadi orang lain. Tugas kita adalah menemukan potensi yang Allah titipkan dalam diri kita, lalu mengembangkannya agar menjadi manfaat bagi sesama," tegas Elysa.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X